Sudah Putus, Cewek Ini Berhasil Mengontrol Hidup Mantannya Selama 2 Tahun, Aksinya Sungguh Ngeri!
Lloyd secara jelas mengatakan bahwa dia tak mau lagi berhubungan dengan Lauren. Namun, yang terjadi selanjutnya lebih mengerikan.
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Anggraini Wulan Prasasti
Lloyd pun menerima permintaan tersebut.
Setelah pesta Natal, Desember 2014, Lloyd mendapat pesan usai mengantarkan seorang cewek pulang.
Pesan ini berisi sebuah ancaman dari seseorang polisi bernama Robert Hay.
Robert Hay tak lain adalah Lauren yang sedang menyamar.
Ia menanyakan kenapa Lloyd membuat temannya sedih dan malah bertemu cewek lain.
Itu adalah awal mula penderitaan Llyod.
Robert Hay awalnya membuat aturan jam malam untuk pemuda tersebut.
Hal ini membuatnya tak bisa pergi ke beberapa pub dan bar pada hari Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu.
Tentu saja, aturan ini merusak kehidupan sosial Lloyd.
Tak sampai di situ saja, Lloyd juga bahkan dilarang bertemu dan berbicara dengan beberapa temannya, kebanyakan perempuan.
Jika Lloyd melanggar aturan polisi ini, ia akan dikenai denda £15,000 atau Rp.250 juta.
Lloyd pun mau tak mau mengikuti perintah polisi tersebut.
Pada sebuah kesempatan, Lloyd mendapat ancama usai mengantar ibu dan adiknya makan siang.
Ia juga diancam jika tak segera menyelesaikan masalahnya dengan Laura makan akan dijatuhi denda.
Untuk membuat aksinya terlihat nyata, Lauren bahkan juga menyambar sebagai polisi bernama Darren Clarke dan Elaine Thomas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lauren-adderley-dan-mitchell-lloyd_20170905_145229.jpg)