Risiko Cedera yang Sering Dialami Saat Mencukur Bulu Kemaluan, Jangan Asal Bersih
Seberapa mereka sering mencukurnya, dan teknik yang dipakai saat mencukur.
Penulis: Delta Lidina Putri
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Banyak orang-orang yang beranjak dewasa melakukan apa saja untuk menyingkirkan rambut kemaluannya.
Mulai memanfaatkan pisau cukur tajam, gunting, hingga waxing, dan segala sesuatunya.
Namun, pernahkah kamu memikirkan seberapa pengalamannya kamu dalam mencukur bulu bagian ini?
Sebenarnya jangan asal bersih, perlu diperhatikan pula caranya atau malah bisa memunculkan luka.
• 6 Cara Cabut Bulu Kemaluan Tanpa Rasa Sakit, Mulai Berbahan Murah Meriah Sampai Mahal
Dalam sebuah penelitian baru, dokter menemukan jika luka saat perawatan rambut kemaluan besar potensinya untuk terjadi.
Sekitar 25% dari mereka yang membersihkan bulu kemaluan justru mengalami cedera, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, Dermatology.
Cedera yang paling umum dilaporkan adlah luka, ruam, dan seperti luka bakar.
Sementara mayoritas, sekitar 1,4% mencukur membutuhkan perhatian medis untuk luka-luka yang muncul.
"Dalam penelitian lain, kami menemukan 3% dari semua orang dewasa terlihat di UGD karena luka saat pipis dan ini berkaitan dengan perawatan rambut kemaluan," kata pemimpin peneliti, Dr. Benjamin Breyer kepada CBS, dilansir dari Medical Daily.
Temuan ini mendorong Breyer, seorang ahli urologi untuk menyelidiki lebih lanjut luka-luka tersebut.
Dalam studinya ini, Breyer mengumpulkan data dari hampir 7500 pria dan wanita di Amerika Serikat yang berusia antara 18-65 tahun.
• Pria Wajib Tau! Ini 3 Manfaat Tak Terduga Mencukur Rambut Kemaluan, No 3 Bikin Pasangan Bahagia
Semua peserta menjawab pertanyaan survei soal kebiasaan perawatan rambut kemaluan.
Termasuk seberapa mereka sering mencukurnya, dan teknik yang dipakai saat mencukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-mencukur-bulu-kemaluan_20170424_145904.jpg)