Terpopuler Pekan Ini
Sea Games 2017 - 3 Dugaan Kecurangan Malaysia Hanya Demi Dapatkan Emas Ini Bikin Geram
Indonesia menjadi salah satu korban yang harus merasakan dampak besar dari sikap tidak sportif tuan rumah.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - SEA Games 2017 yang digelar di Malaysia masih akan berlangsung hingga 30 Agustus mendatang.
Total ada 38 cabang olahraga yang diperlombakan dalam ajang 2 tahunan ini.
Beberapa diantaranya telah usai digelar dan memunculkan pemenang dari berbagai negara kontestan.
Hingga kini, tuan rumah Malaysia masih memuncaki daftar perolehan medali disusul oleh Vietnam dan Singapura dibawahnya.
Indonesia sendiri bercokol di peringkat ke-5 di bawah Thailand.
• Aw! Berbalut Kebaya, 3 Atlet Cantik SEA Games Indonesia Ini Bak Srikandi, Bikin Nggak Kedip!
Ditengah serunya persaingan, ada banyak polemik yang terjadi di SEA Games 2017 ini.
Bahkan pihak tuan rumah beberapa kali terindikasi melakukan kecurangan di berbagai cabang.
Indonesia menjadi salah satu korban yang harus merasakan dampak besar dari sikap tidak sportif tersebut.
Penasaran apa saja indikasi kecurangan Malaysia di SEA Games 2017?
Ini dia 3 indikasi kecurangan Malaysia di SEA Games 2017 yang perlu kamu tahu.
1. Kecurangan di cabang sepak takraw
Tim sepak takraw putri Indonesia memutuskan walk out saat pertandingan pada Minggu (20/8/2017).
Asri Syam, pelatih sepak takraw Indonesia di Sea Games 2017 memutuskan hal tersebut karena melihat ada indikasi kuat kecurangan wasit.
Wasit asal Singapura, Muhammad Radi, dinilai telah mengeluarkan keputusan kontroversial saat laga sepak takraw putri antara Malaysia dan Indonesia.
Beberapa kali servis tim Indonesia digagalkan wasit, padahal yang dilakukan sudah sesuai dengan standar permainan.
Padahal saat itu Indonesia unggul atas Malaysia dengan skor 16-10.
Semua pemain menangis dan Asri hingga Menpora Imam Nahrawi pun berupaya untuk memberikan motivasi.
2. Kecurangan di cabang pencak silat
Dua atlet pencak silat Indonesia Yolla Primadona Jumpil dan Hendy menangis setelah kalah dari Malaysia.
Mereka merasa dicurangi dalam pertandingan di SEA Games XXIX Kuala Lumpur, Kamis (24/8/2017).
Yolla tak percaya dengan kecurangan yang telah menimpa merekai.
Seperti dilansir CNN, Hendy dan Yolla menyabet medali perak dengan perolehan 554 poin.
Sementara, medali emas jatuh kepada duet Malaysia, M. Taqiyuddin bin Hamid-Rosli bin M. Sharif dengan perolehan 582 poin.
Anehnya, poin yang diperoleh tim Malaysia terbilang luar biasa.
"Ini poin yang tidak wajar. Belum ada dalam sejarah ganda putra. Namun bagaimana lagi, kami harus terima hal itu," kata Manajer Tim Pencak Silat Edhy Prabowo.
"Kami tak boleh patah semangat karena masih ada 19 nomor yang dipertandingkan," ujar Edhy Prabowo seperti dikutip dari Antara.
3. Kecurangan di cabang jalan cepat
Lagi-lagi Malaysia dicurigai melakukan kecurangan demi untuk mendapatkan medali emas.
Kali ini dugaan kecurangan itu terjadi pada cabang olahraga jalan cepat putri dalam lintasan 10 ribu meter atau 10 km yang dimenangkan oleh Elena Goh dari Malaysia.
Perlombaan itu berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil pada Rabu (23/8/2017).
kemenangan Elena ini diduga dilakukan dengan kecurangan.
Pasalnya dalam sebuah foto terlihat Elena mengangkat kedua kaki seperti berlari.
Dugaan kecurangan ini diungkapkan oleh akun Facebook Troll ASEAN.
• Marinus Tunjukkan Alat Vital di Depan Pemain Kamboja Picu Kericuhan, Luis Milla Menyesal
Troll ASEAN mengunggah sebuah postingan pada Rabu (23/8/2017).
Akun Facebook itu menulis: "Athletics
Congratulations, Malaysia won the gold medal at Women's 10000m 'race walk'
Wait... What?"
Terjemahan: "Atletik
Selamat, Malaysia memenangkan medali emas pada 10000 M 'jalan cepat'
Tunggu...apa?"
Terlihat Elena mengangkat kedua kakinya dan itu sebuah pelanggaran.
Sebagaimana dijelaskan dalam brainly.co.id, bahwa jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah.
Setiap kali melangkah kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah.
Saat melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka kaki tersebut harus lurus/ lutut tidak bengkok dan tumpuan kaki dalam keadaan posisi tegak lurus. (TribunStyle.com/Amirul Muttaqin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sepak-takraw-putri-indonesia-walk-out_20170821_092332.jpg)