Perempuan Wajib Baca! Banyak yang Tak Sadar, 5 Cara Ini Bisa Cegah Keputihan, Nomor 4 Salah Kaprah
Keputihan menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan perempuan. Meski tidak membahayakan, keputihan sering membuat kaum hawa tidak nyaman.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Keputihan menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan perempuan.
Meski tidak membahayakan, keputihan sering membuat kaum hawa tidak nyaman.
Terlebih jika keputihan masuk dalam tahap tidak normal.
Ada sebagian kondisi di mana perempuan mengalami keputihan dengan kondisi terlalu banyak, berbau dan berwarna.
Nah, tak hanya karena kondisi organ intim kita, keputihan juga bisa disebabkan oleh kebiasaan yang kita lakukan.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari RS Royal Taruma Jakarta, dr Natalia Primadonna, SpKK, memaparkan beberapa caranya kepada Tabloid Nova sebagai berikut:
1. Boleh munggunakan cairan pembersih asal miss V dalam keadaan sehat
Cairan pembersih atau feminine wash boleh di gunakan asalkan hanya di bagian luar miss V.
Hal ini bertujuan agar bakteri tidak masuk ke dalam miss V.
Sebagai catatan, pemakaian cairan pembersih vagina juga bisa mematikan bakteri "baik".
Padahal jika bakteri "baik" hilang, maka bakteri, jamur, dan parasit "jahat" akan mudah masuk ke dalam vagina.
Lebih lanjut, konsumsi probiotik bisa dilakukan untuk mengembalikan bakteri baik.
2. Waspada jika menggunakan Douche (pembersih vagina semprot)
""Kalau ternyata cairan keputihan menumpuk di dalam vagina, cairan itu bisa naik masuk ke rahim karena disemprot dengan tekanan tinggi."
Jadi, kita tak boleh asal-asalan saat sedang menggunakan Douche.
3. Tepat dalam menggunakan pantyliners
Jangan memakainya terlalu lama tanpa diganti.
Saat kondisi vagina lembap, di situlah bakteri atau jamur berkembang biak dan masuk ke vagina.
Gantilah pentyliner setidaknya emapt jam sekali.
4. Arahkan air seni ke dinding toilet, bukan ke lubang air
Banyak orang yang langsung mengarahkan air seninya ke dalam air.
Padahal air tersebut bisa saja muncrat kembali ke tubuh kita.
"Gunakan air mengalir untuk membersihkan vagina, caranya pun mulai dari atas alias bagian klitoris."
5. Menanggalkan celana saat tidur
Saat tidur tanpa celana dalam, maka miss V kita bisa bernafas.
Hal ini bisa menghindarkan daerah sensitif kita dari kelembaban dan bakteri. (TribunStyle.com/Triroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/vagina-miss-v_20170727_143106.jpg)