Ditolak Puluhan Perusahaan Karena Tuna Rungu, tapi Lihat yang Terjadi Pada Wanita Ini Sekarang
Wanita kelahiran Medan ini merupakan salah satu wanita penyandang tuna rungu di Indonesia.
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Belum banyak yang mengenal Angkie Yudistia.
Wanita kelahiran Medan ini merupakan salah satu wanita penyandang tuna rungu di Indonesia.
Ia didiagnosa tuna rungu sejak berumur 10 tahun saat ia masih duduk di kelas 2 SD.
• Astaga! Wanita Ini Punya Dendam ke Mantan Suami, tapi Anak yang jadi Korban, Alat Vitalnya Dipotong!
Konsumsi antibiotik lantaran penyakitnya itu membuat fungsi pendengarannya semakin menurun.
Telinganya jadi sering berdengung dan tak pernah bisa mendengar panggilan orang di sekitarnya.
Setelah mengetahui penyakitnya, ia kemudian menggunakan alat bantu dengar.
Tak mudah menjalani hidup sebagai seorang tuna rungu.
Ia terus saja dibully lantaran berbeda dengan orang lain.
Awalnya dokter menyarankan Angkie agar tidak melanjutkan kuliah.
Namun tekadnya yang kuat membawanya ke gerbang universitas untuk menggapai mimpinya.
Ia kemudian lulus sarjana ilmu komunikasi di London School of Public Relations Jakarta.
Setelah lulus, banyak sekali perusahaan yang menolaknya lantaran gangguan pada telinganya.
Seperti yang ada di postingan instagram indozone, alasan ia tidak diterima hampir sama lantaran ia akan kesusahan mengangkat telepon.
Sampai akhirnya ada satu perusahaan multinasional yang mau untuk menerimanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/angkie-yudistia_20170825_132407.jpg)