Lekaslah Cari Pasangan! Jomblo Ternyata Menjadi Penyebab Kematian Lebih Banyak dari Obesitas
Mengejar kekayaan, dan tren hidup sendiri, terutama di kota-kota besar, diyakini sebagai penyebab dari kesepian.
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Angka kematian akibat obesitas setiap tahunnya selalu bertambah.
Sebuah riset mengungkapkan bahwa paling tidak ada 30 ribu orang meninggal akibat penyakit turunan yang diakibatkan oleh obesitas di seluruh dunia.
Akibat bahaya tersebut, kampanye untuk hidup sehat disuarakan dimana-mana.
• Ngakak! 8 Meme Paling Kocak Lomba 17 Agustus, Ada Favorit Anak Kos dan Para Jomblo
Para ahli mengajak untuk tak melupakan olahraga dan mengonsumsi makanan sehat.
Lantaran seiring dengan bertambahnya berat badan, maka semakin tinggi pula resiko penyakit turunan yang berkaitan dengan obesitas.
Namun tahukah kamu bahwa ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa ada yang lebih mematikan dibandingkan obesitas.
Dan jawabannya ternyata patah hati alias ketika seseorang terpaksa menjadi jomblo.
Para peneliti menemukan bahwa isolasi sosial bisa meningkatkan resiko kematian seseorang.
Mereka pun lebih serius untuk mencari jawaban apakah kesendirian atau perasaan terisolasi itu meningkatkan resiko kematian ataukah kematian disebabkan oleh kurangnya dukungan sosial yang meningkatkan semangat hidup mereka yang tengah patah hati.
• 9 Aktifitas Ini Bisa Mempengaruhi Otak Kita, Nomor 7 Jomblo Tak Perlu Baca
"Terhubung secara sosial dengan orang lain merupakan kebutuhan paling mendasar dari manusia. Ini hal yang paling penting," ungkap Dr Julianne Holt-Lunstad, profesor psikologi di Universitas Brigham Young.
Tak terhubung atau tak berhubungan dengan orang lain memang menjadi hukuman paling berat bagi manusia sebagai makhluk sosial.
Oleh karena itu, hukuman semisal penjara merupakan bentuk dari isolasi sosial.
"Kesepian sangat tidak menyenangkan, dan bisa mematikan." tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jomblo_20170320_172335.jpg)