Ramai Netizen Keluhkan Full Day School Begini Jawaban Jokowi, Tetap Dibolehkan Asal. . .
Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang 'full day school' atau sekolah lima hari beberapa hari terakhir ini marak dibahas.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang 'full day school' atau sekolah lima hari beberapa hari terakhir ini marak dibahas.
Hal ini setelah muncul banyak keluhan dari masyarakat dan siswa soal full day school ini.
Keluhan itu banyak diutarakan baik para siswa maupun orang tua melalui media sosial.
Di antaranya kita bisa menemukan keluhan atas full day school di Instagram dan Twitter.
Jika kalian mencari tagar #fulldayschool pasti banyak menemukan surat dari netizen.
Surat itu menunjukkan keluhan para siswa soal full day school.
Misalnya seperti beberapa unggahan netizen berikut ini.
"Kami butuh PENDIDIKAN yang BERKUALITAS
Bukan yang menghabiskan waktu banyak namun tak ada perubahan" begitu tulis @ardhanwardhani di captionnya.
Surat-surat semacam ini pada umumnya ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.
Beberapa netizen bahkan meminta full day school untuk dihapus.
Bahkan keluhan netizen ini sampai membuat hacker menyerang website Kemdikbud.
Website kurikulum kemdikbud telah diretas oleh sekelompok peretas yang mengatanamakan diri Ronggolawe Cyber Team.
Kelompok peretas ini memprotes program full day school.
Lantas hari ini (14/8/2017) Presiden Joko Widodo menjawab keluhan full day school itu.
Melalui Twitter @jokowi memberikan tiga tweet yang menyatakan keputusannya terhadap program full day school.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kontroversi-full-day-school_20170814_214233.jpg)