Breaking News:

Ryan Thamrin Meninggal

Jangan Lengah! Ini Tanda-tanda Kehadiran Kanker Otak, Penyakit yang Merenggut Ryan Thamrin

Jangan lengah! Inilah tanda-tanda kehadiran awal kanker otak, penyakit yang merenggut nyawa dokter tampan, Ryan Thamrin.

Almarhum Dr Ryan Thamrin 

TRIBUNSTYLE.COM -  Kepergian Dr Ryan Thamrin karena maag akut dan kanker otak jadi pelajaran berharga.

Kanker otak sering tak disadari kehadirannya. 

Proses pengobatan pun ditunda-tunda, sampai tahu-tahu sudah kronis.

Karena itu, sebelum parah atau kronis kenali tanda-tanda kehadiran dininya!

Well, Anda sering mengalami sakit kepala yang berulang di bagian kepala yang sama?

Jika iya, Anda perlu mencurigai rasa sakit tersebut.

Sebab, bukan tidak mungkin, rasa sakit itu merupakan gejala awal penyakit kanker otak.

Kanker otak memang tak se-ngetop penyakit kanker lain, seperti kanker serviks atau kanker payudara.

Namun, seperti kebanyakan penyakit kanker pada umumnya, kanker otak merupakan penyakit bersifat diam (silent killer) yang berbahaya.

Jangan Anggap Enteng! Ini Tanda-tanda Maag Akut, Penyakit yang Diderita Ryan Thamrin

Karena sifatnya itu, seringkali penyakit kanker otak baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut.

Jika rasa sakit di bagian kepala telah memuncak, ada kemungkinan, kanker itu telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Kalau sudah begitu, penanganan kanker menjadi lebih rumit dan berisiko.

Kanker otak
Kanker otak ()

"Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan deteksi sejak dini penyakit kanker otak," saran Fielda Djuita, spesialis radiologi Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Gejala kanker otak

Penyakit kanker otak, biasanya, bakal disertai gejala-gejala yang dapat terlihat atau terasa langsung oleh si penderita.

Misalnya tubuh kejang-kejang, mual dan muntah, pandangan kabur, serta rasa sakit kepala.

Oleh para ahli medis, kondisi demikian disebut sebagai gejala peningkatan tekanan dalam otak atau intracranial.

"Kalau Anda mengalami gejala-gejala ini, ada kemungkinan, Anda menderita penyakit kanker otak," ujar Suhanto Kasmali, Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Mediros, Jakarta.

Para pasien yang merasakan gejala-gejala tersebut, terlebih dahulu harus melakukan pemeriksaan menyeluruh pada bagian kepala dan otak. "Ini harus didiagnosa secara menyeluruh karena otak adalah bagian tubuh yang penting, tapi lunak," papar Suhanto.

Jenazah almarhum dr Ryan Thamrin saat dilepas dari rumah duka untuk disalatkan, Jum'at (4/8/2017).
Jenazah almarhum dr Ryan Thamrin saat dilepas dari rumah duka untuk disalatkan, Jum'at (4/8/2017). (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

Sebagai organ tubuh yang mengatur segala aktivitas tubuh (multitasking), otak terdiri dari tiga bagian, yakni otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brain stem). Otak memainkan peran penting bagi kehidupan seseorang.

Penyakitnya Sempat Ingin Dioperasi, Ternyata Keluarga Dr Ryan Thamrin Belum Izinkan atas Alasan Ini

Otak merupakan tempat yang berbahaya jika menjadi lokasi atau situs berkembangnya tumor.

"Biar jinak, tapi tetap harus diangkat. Namun, karena otak adalah organ yang lunak, sangat berisiko dalam memberikan penanganannya," tandas Fielda.

Lebih berbahaya lagi, para ahli medis belum dapat menyimpulkan penyebab berkembangnya tumor ganas atau kanker di otak.

Yang pasti, kata Fielda, jika kasus kanker otak terjadi pada anak berusia di bawah 17 tahun, kemungkinan besar, penyebabnya faktor genetik.

Sementara, penyebab kanker otak pada orang dewasa hingga kini masih dalam penelitian ahli.

Berdasarkan pendapat para ahli medis, pertumbuhan penderita kanker di negara berkembang, seperti Indonesia, akan bersifat masif.

Sekitar 100 orang dari setiap 100.000 jiwa penduduk berisiko terkena penyakit kanker, termasuk kanker otak.

Saat ini, penyebaran penyakit kanker otak di Indonesia boleh dibilang masih minim.

Menurut Fielda, setiap hari, terdapat sekitar 100 pasien yang mengantre mendapatkan penanganan radiologi untuk menyembuhkan penyakit kankernya.

Memang penyakit kanker memerlukan waktu untuk beralih menjadi ganas.

Tapi, akan lebih optimal bila penyakit kanker telah terdeteksi saat masih jinak.

"Kalau masih dalam level stadium awal, kanker dapat sembuh total dan terkontrol," papar dokter yang juga bertugas di rumahsakit kanker Dharmais ini. (Kompas.com/ Raymond Reynaldi)

Sumber: Kompas.com
Tags:
Ryan Thamrin
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved