Breaking News:

Ryan Thamrin Meninggal

Versi Penyebab Kematian dr Ryan Thamrin Bermunculan, Kini Didapat Kepastian, Ini yang Benar!

Banyak versi penyebab kematian Dr Ryan Thamrin bermunculan. AKhirnya didapat kepastian, inilah versi yang benar.

Dr Ryan Thamrin 

Biasanya, rasa sakit di kepala itu bisa dirasakan lantaran kurangnya tidur, kecapean atau letih yang berlebihan.

Namun, ada pula sakit yang dikarenakan oleh jaringan tumor pada kepala atau otak.

Dr Ryan Thamrin Posting Soal Akhirat Sebelum Meninggal, Bunyinya Bikin Merinding!

"Tapi yang harus diwaspadai juga bahwa rasa sakit yang berulang bisa jadi ini menandakan adanya jaringan yaitu, tumor di otak atau di kepala," tegasnya.

Dokter Ryan mengungkapkan, sakit kepala yang berbahaya adalah sakit kepala yang bahkan bisa dirasakan ketika seseorang sedang terlelap dalam tidur.

Meski sudah terlelap selama beberapa jam, mereka akan tiba-tiba terbangun karena rasa sakit tersebut dan hal tersebut terjadi secara berulang kali.

Kenapa di saat tidur, ketika seseorang tidur kita menghirup napas sedikit. Karbondioksida itu lebih banyak terdapat di dalam tubuh dan itu meningkatkan tekanan di kepala," terang dokter Ryan.

Ryan Thamrin
Ryan Thamrin (TribunStyle/kolase)

"Tekanan di kepala yang meningkat, di tambah dengan ada jaringan tumor di otak atau di kepala ini mengakibatkan tekanan di kepada semakin bertambah," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mempraktekan sebuah cara yang lebih mudah untuk membedakan rasa sakit berbahaya dan tidak berbahaya.

Ketika seseorang pusing, mereka bisa berdiri, kemudian membungkuk hingga kepala lebih rendah daripada punggung.

Lalu, mereka bisa menggoyang-goyangkan kepala mereka beberapa kali.

Jika dirasanya lebih sakit dari sebelumnya berarti ada sesuatu yang tak normal di kepala.

Berikut ini video penjelasan yang disampaikan oleh dokter Ryan Thamrin:

Sementara itu untuk sekadar pengetahuan, kanker otak dan tumor otak merupakan dua kondisi yang berbeda, walaupun keduanya mirip dan berkaitan.

Menurut sebuah laman kesehatan, perbedaan dua penyakit tersebut dapat dilihat dari gejala, penyebab, diagnosis dan pengobatannya.

Tumor otak adalah suatu massa jaringan yang terbentuk akibat dari pertumbuhan sel-sel otak yang abnormal (tidak terkontrol).

Sedangkan kanker otak adalah pertumbuhan sel-sel di otak yang abnormal atau tidak terkontrol yang bersifat ganas artinya dapat menyebar dan menyerang organ tubuh lainnya. (*TribunWow.com/Claudia N)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Ryan Thamrin
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved