Breaking News:

Mengejutkan, 6 Video Game Adaptasi Anime ini Malah Mendapat Cercaan dari Para Gamer

Pasti sangat menyenangkan jika melihat anime favoritmu berhasil diadaptasi ke dalam video game.

Tayang:
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Desi Kris
God is geek
Video Game 

TRIBUNSTYLE.COM - Pasti sangat menyenangkan jika melihat anime favoritmu berhasil diadaptasi ke dalam video game.

Sayangnya, kamu tidak akan mendapatkan perasaan bahagia itu dari jajaran video game ini.

Memang benar kalau game di bawah ini memiliki nama karakter, lokaso, dan cerita yang berdasarkan pada anime favorit, namun sangat disayangkan bahwa kualitas video gamenya tidak setara dengan animenya.

Bahkan hampir sebagian besar fans dan kolektor game menjauhi produk game ini dan menyimpan uangnya untuk membeli game yang lebih baik.

Spesifikasi Xiaomi Redmi 4x - Harga Rp 1,3 Juta-an, Hajar Semua Jenis Game Moba Grafik Kelas Atas!

Informasi ini sangat berguna bagi kamu para gamer agar tidak salah membeli video game dengan kualitas buruk.

Penasaran jajaran game apa saja yang dimaksud?

Berikut ulasannya.

1. Dragon Ball GT: Final Bout

(Myanimelist)

Para gamer dari seluruh dunia menganggap video game yang satu ini sebagai game pertarungan terburuk.

Kendali untuk setiap karakternya tidak hanya ketinggalan zaman, tapi juga ada delay saat kamu memencet tombol dengan pergerakan karakter, karena itu para gamer kesulitan dalam menggunakan combo.

2. The Legacy of Goku

(Myanimelist)

Video game action/RPG yang mengadaptasi Dragon Ball Z memang ide yang sangat fantastis, tapi konsep Webfoot Teknologi, pengembang game yang satu ini, terkesan datar dan membosankan.

Walaupun ceritanya terdengar mengesankan karena mengangkat cerita dari arc Saiyan hingga arc Frieza, tapi gameplay-nya sangat buruk, banyak scene yang diulang-ulang, dan aneh.

3. Digimon World

(Myanimelist)

Sebenarnya cerita dalam game ini sudah sesuai dengan animenya yang juga memiliki judul yang sama.

Namun, masalah dalam game ini adalah gameplay-nya yang terlalu bergantung pada digimonmu.

Kamu tidak bermain sebagai digimon, melainkan seorang anak yang terjebak di dunia digital dan menjadi pemilik seekor digimon.

Dalam game ini kamu benar-benar tidak bisa mengendalikan digimonmu, kamu hanya bisa memberinya perintah untuk menyerang musuh.

Padahal musuh-musuh dalam game ini sangatlah sulit untuk dikalahkan.

4. Gundam: Battle Assault

(Myanimelist)

Gundam: Battle Assault adalah game pertarungan satu lawan satu.

Permainan ini merupakan game Mobile Suit Gundam pertama yang dirilis atas kepopuleran Gundam Wing.

Namun, game yang diproduksi Bandai dan Natsume ini tergolong kurang menarik.

Gaya bertarung para robot yang biasa serta tidak adanya gerakan unik membuat game ini mudah dilupakan oleh pemainnya.

5. Mobile Suit Gundam: Crossfire

(Myanimelist)

Video game yang satu ini dirilis pada tahun 2006 dan dapat dimainkan di console game playstation 3.

Permainan ini memiliki beberapa kriteria yang bisa disejajarkan dengan game produk gagal lainnya diantaranya, grafik yang buruk, frame ratenya hancur, kendali kameranya jelek sekali, ceritanya yang kurang kompleks, gerakan yang terlalu sering diulang-ulang, serta narasi yang tidak nyambung dengan gamenya.

Usaha pengembang game ini yang ingin memasukkan gambar 2 dimensi ke pertarungan 3 dimensi untuk membawa Gundam ke generasi console game bisa terbilang gagal.

6. Attack on Titan: Humanity in Chain

(Myanimelist)

Tidak bisa dipungkiri bahwa Attack on Titan memang sangat berpotensi untuk dijadikan video game.

Sayangnya, game Nintendo 3DS keluaran tahun 2015 ini tidak bisa mewujudkannya.

Pada awalnya, gameplay permainan ini memang sangat menyenangkan karena kau bisa membasmi para titan dengan 3 directional maneuvering gear-mu, namun pertarungan melawan titan yang tergolong "sangat mudah" membuat para gamer bosan.

Bagaimana tidak, beast titan saja bisa dikalahkan dalam waktu kurang dari 5 menit. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
animeTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved