Breaking News:

Gara-gara Lelucon Ini, Karakter Animasi Winnie the Pooh Sampai Dicekal di Tiongkok!

Pemerintah Tiongkok telah melakukan sensor mention internet karakter animasi Winnie The Pooh.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Tiara Shelavie
UK News
Pooh is banned in China 

TRIBUNSTYLE.COM - Pemerintah Tiongkok telah melakukan sensor mention internet karakter animasi Winnie The Pooh.

Hal ini dikarenkan beredarnya meme yang membandingkan Pooh dengan Presiden Xi Jinping.

Winnie the Pooh
Winnie the Pooh (Disney)

Menurut New York Times, pengguna media sosial Weibo, bisa menulis dan mengunggah gambar terkait karakter beruang itu.

10 Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Winnie The Pooh, Kartun Beruang Madu Lucu

Namun, pengguna tidak bisa menuliskan komentar yang terdapat kata "Winnie the Pooh" di dalamnya.

Selain itu, Time melaporkan bahwa sebagian besar postingan yang berisi foto perbandingan tersbut telah dihapus di Weibo dan WeChat.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping
Presiden Tiongkok, Xi Jinping (usmagazine.com)

Netizen awalnya membandingkan kemiripan Presiden Xi dan Pooh pada 2013 lalu.

Netizen menilai bahwa Xi yang sedang berjalan dengan Barack Obama menyerupai dengan Pooh yang berjalan bersama dengan Tigger.

Presiden Xi & Obama vs Pooh & Tigger
Presiden Xi & Obama vs Pooh & Tigger (Twitter/AlfredoMedelln)

Penyensoran kemudian dilakukan sekali lagi pada tahun 2014.

Saat itu, netizen membandingkan jabat tangan yang dianggap aneh antara Presiden Xi dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Presiden Xi & PM Shinzo Abe vs Eeyore & Pooh
Presiden Xi & PM Shinzo Abe vs Eeyore & Pooh (Twitter/NancyYunTang)

Menurut NYT, salah satu hal yang paling dikenai sensor yaitu pada tahun 2015, Pooh yang menaiki truk lagi-lagi dibandingkan dengan Xi yang sedang parade menaiki limousin.

Penyensoran ini ditetapkan sebelum diadakannya konferensi yang digelar oleh partai yang kuat di Tiongkok, dimana diharapkan Xi akan memperoleh kekuatan.

(TribunStyle.com, Tiara Shelavie)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Xi JinpingWinnie the Pooh
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved