Air Liur Teruji Hempas Jerawat, Tapi Jangan Dipakai Kalau Dalam Kondisi Ini, Guys!
Bila dioleskan pada kulit, kandungan nitrat air liur diurai menjadi oksida nitrat.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Diah Ana Pratiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Para ahli kecantikan dan peneliti telah menyatakan kalau air liur kita bias menjadi jalan keluar untuk jerawat kita.
Air liur memiliki sifat antibakteri, antivirus, antijamur, dan anti-inflamasi.
Air liur mengandung enzim seperti lysozyme, lactoferrin, peroxidase, defensins, cystatins dan antibodi seperti IgA, thrombospondin, dan leukosit yang mampu menyembuhkan penyakit kulit.
Bila dioleskan pada kulit, kandungan nitrat air liur diurai menjadi oksida nitrat.
• Selain Faktor Hormon, 7 Kebiasaan Ini Dapat Memicu Munculnya Jerawat di Punggung
Oksida nitrat akan mendorong reaksi pertumbuhan bakteri pada kulit.
Zat tersebut adalah penetral asam alami dengan faktor pertumbuhan epidermal seperti leptin hyaluronan, NGF, dan asam lysophosphatidic bersamaan dengan protein saliva seperti lisozim yang mendorong terbentuknya sel darah baru.
Proses ini kemudian akan menyembuhkan bagian kulit yang terluka atau rusak.
Meski demikian, ada kondisi-kondisi tertemtu agar air liur bisa menunjukkan khasiatnya.
Dilansir boldksycom, berikut aturan yang perlu kamu perhatikan saat ingin memakai air liur sebagai obat jerawat:
1. Air liur yang 'basi' lah yang bisa kamu pakai
Hanya air liur murni, yang belum tercampur apapun yang bisa kita pakai.
2. Jangan aplikasiakan di jerawat terbuka
Air liur digunkanan untuk mengeringkan jerawat.
Hal ini akan berakibat buruk jika kamu menggunakannya di jerawat atau luka yang terbuka.
3. Gunakanan srlama 2-3 hari berturut-turut
Kamu bisa mengaplikasikan air liur dalam 2-3 hari berurut-turut.
Tapi tetap yang perlu diingat adalah gunakan air liur yang sudah basi.
Well, mudah sekali bukan?
(Tribunstyle.com/Tiroessita Intan Pertiwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jerawat_20170715_112325.jpg)