Berbentuk Menyerupai Gurita dengan Struktur Sangat Keras, Kira-kira Apa ya?
Ketika beberapa seniman terinspirasi dari planet yang mengorbit juga galaksi, ada juga seniman yang mendapatkan inspirasi dari dasar laut.
Penulis: Cecylia Rura Patulak
Editor: Cecylia Rura Patulak
TRIBUNSTYLE.COM - Ketika beberapa seniman terinspirasi dari planet yang mengorbit juga galaksi, ada juga seniman yang mendapatkan inspirasi dari dasar laut.
Keiko Masumott, seniman asal Jepang yang melabeli karyanya dengan merk Kitsch Kogei menemukan sebuah ide menarik.
Menggabungkan sebuah bentuk unik yang memiliki nilai fungsi.
Ia kemudian mengaplikasikannya pada sebuah guci yang kemudian diberi nilai estetika terinpirasi dari bentuk biota laut, gurita.
"Saya menghadiri acara seremonial minum teh sejak kecil, maka tak heran jika hasil karya keramik saya kebanyakan terinpirasi dari budaya Jepang," ungkapnya dikutip TribunStyle.com dari laman Bored Panda.
"Guru saya menginpirasi saya ketika ia membuat cangkir. Melihat hal itu, saya tertarik dengan ide memberikan sentuhan estetika pada sebuah benda yang memiliki nilai fungsi."
Kini Keiko bekerja dengan menggabungkan warna putih dan biru.
Sejarah dari karya ini sendiri bermula di abad ke-14 ketika menjadi barang dagangan Cina yang memiliki fungsi.
Contohnya seperti vas bunga, teko untuk teh, dan guci yang memiliki bentuk menyerupai gurita.
Selain memiliki nilai fungsi, karyanya ini pun dikenal sebagai benda seni surealis yang juga menampakkan sisi detail dari gurita yakni tentakel, kepala membengkak, dan mata gurita yang tajam.
Menarik bukan ide dari Keiko ini? (TribunStyle.com/Cecylia Rura Patulak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/keramik-teko-karya-keiko-matsumoto_20170616_170608.jpg)