Breaking News:

Cosplayer Di-bully Habis-habisan karena Berkulit Hitam, ‘Sejak Kapan Monyet Punya Telinga Kelinci?’

Krissy menceritakan seperti apa komentar-komentar kejam yang didapatkannya karena ia berkulit hitam.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Delta Lidina Putri
Nextshark
Cosplayer D.Va Overwatch 

TRIBUNSTYLE.COM - Game Overwatch berhasil mencapai tonggak sejarah pada April lalu dengan lebih dari 30 juta pemain teregistrasi di seluruh dunia baik dengan PC, PlayStation 4, maupun Xbox One.

Namun, bagi video game yang memiliki beragam karakter serta pengisi suara dari nasionalitas dan etnik, netizen masih saja dipenuhi dengan rasisme.

Seperti yang Tribun Style lansir dari nextshark.com, cosplayer bernama Krissy Victory mengunggah sebuah video di Youtube pada Mei lalu.

Sekilas Terlihat Berisi, Ternyata Ada Cerita Mengejutkan di Balik Bagian Dada Cosplayer Ini!

Ia membicarakan bagaimana beratnya mengcosplaykan karakter Overwatch berkebangsaan Korea, yaitu D.Va.

nextshark.com
nextshark.com ()

Krissy menceritakan seperti apa komentar-komentar kejam yang didapatkannya karena ia berkulit hitam.

Ia berkata pada Jay Vergara di Now Loading, "Komentar jelek terus ada, seperti kata-kata N (nigga/negro, red)"

Namun hal itu hanyalah permulaan saja.

Kocak! Tampilannya Maksimal & Habiskan Biaya Tak Murah, Tapi 10 Cosplayer Ini Gak Mirip Sama Sekali

nextshark.com
nextshark.com ()

Bahkan, ada satu netizen yang berkomentar, "sejak kapan monyet punya telinga kelinci?"

"Ada kata-kata seperti 'monyet', 'bunuh saja dirimu', dan lain-lain.

Kata-kata tersebut sangat tak terkendali dan hal itu mengejutkanku.

Aku terus memblokir orang-orang yang menggangguku di media sosial.

Mereka membagikan fotoku hanya untuk mengejekku, tidak ada lagi yang bisa kulakukan," ungkap Krissy.

Krissy bahkan makin mendapatkan banyak hujatan setelah wawancara tersebut, seperti screenshot yang ia bagikan di Twitter berikut:

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Krissy VictoryOverwatch
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved