Salut! 10 Hari Pasca Bom, Ariana Grande Balik Lagi ke Manchester untuk Jenguk Para Korban
Konser penyanyi muda Ariana Grande bertajuk ‘Dangerous Woman’ di kota Manchester, Inggris, berakhir dengan tragis.
Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Konser penyanyi muda Ariana Grande bertajuk ‘Dangerous Woman’ di kota Manchester, Inggris, berakhir dengan tragis.
Sebuah bom paku meledak, tepat usai konser Ariana, yang berlangsung di Manchester Arena.
Terakhir dilaporkan jika 22 orang meninggal dan 59 alami cidera cukup serius karena aksi terorisme ini.
Salah satu korban tewas bahkan masih berusia 8 tahun.
Polisi menjelaskan, ada dua ledakan keras dilaporkan pada pukul 22.45 atau Selasa (23/5/2017) sekitar pukul 04.45 WIB, beberapa saat setelah konser berakhir.
• Ariana Grande Bikin Lagu untuk Kenang Tragedi Manchester Bersama Nicki Minaj and Miley Cyrus
Juru bicara Ariana mengatakan, penyanyi Ariana Grande dalam keadaan baik.
Beruntung, bom itu meledak setelah Ariana Grande menyelesaikan konsernya.
Meski begitu, masih banyak penonton yang belum keluar dari arena.
Sehingga, bom mengakibatkan korban yang cukup banyak dan menimbulkan kepanikan.
Seorang saksi mata mengatakan, bom itu meledak saat penonton akan meninggalkan arena.
Sehingga, banyak yang teriak panik dan berebut menyelamatkan diri.
Seorang penonton, Sasina Akhtar, kepada Manchester Evening mengatakan, bom itu meledak setelah Grande menyelesaikan lagu terakhirnya.
"Saya lihat bom meledak di arena bagian belakang. Saya melihat seorang gadis berdarah, kemudian semua orang teriak dan berlari," katanya.
Beberapa saat setelah kejadian, Ariana yang merasa begitu terpukul pun mengunggah cuitan berikut di Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ariana-grande_20170603_181329.jpg)