Heboh Dugaan Afi Lakukan Plagiarisme, Ini Pandangan Renald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia
Bukan tentang pemikirannya yang tajam, namun karena munculnya dugaan plagiarisme Afi yang mengutik tulisan orang lain.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Rabu (31/1/2017) dunia kembali dihebohkan dengan sosok Afi Nihaya Faradisa.
Bukan tentang pemikirannya yang tajam, namun karena munculnya dugaan plagiarisme Afi yang mengutik tulisan orang lain.
Hal ini diungkapkan oleh seorang pegiat sastra sekaligus bloger, bernama Pringadi Abdi Surya.
Pringadi menceritakan kecurigaannya melalui blog Kompasiana berjudul "Drama 'Dugaan' Plagiarisme Afi Nihaya Fardisa"
• Dituduh Lakukan Plagiarisme, Mata Afi Berkaca-kaca, Bersikap Seperti Ini saat Diwawancara
"Tulisan Afi mengenai belas kasih ini bisa dibilang sama persis dengan tulisan Mita Handayani yang diunggah ke Facebook pada 30 Juni 2016.
Bahkan status-status Afi yang lain, seperti soal warisan, ditengarai memiliki ruh yang sama dengan narasi sebuah video viral yang juga diterjemahkan oleh Mita." tulis Pringadi dalam blog terebut.
Lantas apakah sebenarnya plagiarism itu?
Apakah mengambil pemikiran orang lain dalam media sosial yang tersebar luas juga merupakan plagiarisme?
Guru Besar Universitas Indonesia Rhenald Kasali menuturkan plagiat atau tidak, hanya berlaku untuk karya ilmiah.
Sepanjang kata-kata atau tulisan merupakan pendapat umum, hal itu tidak bisa dikategorikan sebagai plagiarisme.
"Sebagai contoh saya mengambil kata-kata populer dari Aa Gym yaitu 'perubahan harus dimulai dari diri sendiri'.
Kalau ada yang usil, bisa saja dipersoalkan itu adalah kutipan dari John Maxwell.
Namun si pemilik kutipan asli tidak mempermasalahkan dan sekarang kutipan tersebut terkenal sebagai kutipannya Aa Gym, dan bukan merupakan plagiarisme," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (1/6/2017).
Pria kelahiran Jakarta 56 tahun lalu ini juga memberi contoh lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/guru-besar-universitas-indonesia-prof-rhenald-kasali_20170601_130310.jpg)