Breaking News:

Suka Tidur di Kasur Bareng Kucing, Guys? Duh, 4 Bahaya Ini Bisa Menghampirimu

Bahkan saking akrabnya, bisa saja kamu tidur bersama peliharaanmu ini di kasur.

TRIBUNSTYLE.COM - Kucing, merupakan hewan rumahan yang sering berada di sekitar kita.

Mungkin bagi sebagian orang, kucing dianggap sebagai hewan yang sangat mengganggu.

Suka mencuri makanan, poop dimana - mana, berisik kalau sedang musim kawin, dll.

Apa iya ? Memang iya ada benarnya.

Minum Ramuan Ini Sebelum dan Saat Bangun Tidur, Berat Badanmu Bakal Berkurang Cepat!

Tapi itu semua kebiasaan dari kucing liar yang memang sifat alamiah kucing yang tidak dipelihara dengan baik, tidak ada bedanya dengan binatang lain yang hidup dengan liar.

Nah, buat pecinta kucing yang sudah sangat klop dengan peliharaannya, pasti deh nggak bakal berfikiran seperti itu.

Bahkan saking akrabnya, bisa saja kamu tidur bersama peliharaanmu ini di kasur.

Sayangnya kebiasaan ini ternyata membawa dampak kurang baik buat kesehatan kita.

Melansir berbgai sumber, berikut 4 akibat jika membiarkan kucingmu tidur di kasur.

1. Menggangu waktu tidur

wordpress.com
wordpress.com ()

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic Sleep Disorders, diketahui bahwa 20 persen dari mereka yang tidur dengan hewan peliharaan mengaku jika mereka mengalami gangguan tidur yang cukup parah.

Yap, saat tidak tidur kucing akan sangat aktif melakukan berbagai hal, mulai dari mengeong, mencakar-cakar, hingga mengajak pemiliknya bermain.

2. Kotoran kucing ada di kasur

hipwee.com
hipwee.com ()

Meski sudah terlatih buang air di litter box, kucing mungkin saja menginjak atau menyentuh kotorannya saat buat air.

Nah, kalau kucing tersebut naik ke kasur, secara otomatis kotoran juga akan berada di tempat tidur.

3. Memicu infeksi bakteri

petlogue.com
petlogue.com ()

Karena kucing tidur di kasur, ada kemungkinan kucing tertindih sehingga akan menggigit atau mencakar kita.

Hal ini ternyata bisa meningkatkan resiko terkena infeksi bernama cat-scratch fever. Infeksi yang juga disebut sebagai penyakit bartonellosis ini bisa memicu gejala layaknya demam, kelelahan, nyeri pada otot, hingga pembengkakan kelenjar getah bening.

Tak hanya itu, kita juga beresiko terkena infeksi bakteri protozoa bernama cryptosporidiosis dan toksoplasmosis yang berbahaya.

4. Meningkatkan resiko alergi dan asma

wordpress.com
wordpress.com ()

Pakar kesehatan menyebutkan setidaknya ada 30 persen orang yang terkena alergi kucing dan anjing.

Selain itu, mereka yang menderita alergi pada kucing ternyata jumlahnya 2 kali lipat dibandingkan dengan mereka yang alergi terhadap anjing.

Well, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk memilihara kucing di atas kasur. (TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved