Para Cewek di Negara Ini Mungkin Badannya Bau, Karena Dilarang Pakai Deodoran, Kenapa?
Selain cukup efektif, pewangi ketiak ini juga simple untuk dibawa ke mana-mana.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Cewek memang harus pandai-pandai menjaga penampilan.
Tak hanya urusan mix and match pakaian, tapi juga soal kesehatan dan kebersihan tubuh.
Nah salah satu yang paling sering mengganggu adalah perkara bau badan.
Ketika banyak aktivitas, tak jarang produktivitas keringat ikut meningkat sehingga menimbulkan bau tak sedap.
• 5 Hal Tentang Perawatan Ketiak yang Perlu Kamu Tahu Biar Nggak Bau Badan, Yuk Intip!
Banyak cewek memilih deodoran sebagai jalan keluar.
Selain cukup efektif, pewangi ketiak ini juga simple untuk dibawa ke mana-mana.
Sayangnya, cewek-cewek di Swiss bakal kerepotan untuk hal ini.
Pemerintahan Swiss baru-baru ini melarang penggunaan deodoran karena memicu kanker, dilansir dari Daily Mail.
Deodoran yang dimaksud adalah deodoran yang memiliki kandungan garam alumunium.
• Stop! Hindari Menyamarkan Bau Badan dengan Parfum
Sebuah penelitian di University of Geneva menunjukkan kalau kandungan tersebut bisa memicu tumor payudara.
Walhasil, Swiss National Council pun menyepakati usulan undang-undang yang ditujukan untuk melarang penggunaan garam aluminium untuk produk deodoran.
Setelah diajukan ke Lisa Mazzone dari Partai Hijau di parlemen Swiss, parlemen pun menyetujuinya.
Tidak bisa dipungkiri, sebagian besar deodoran di pasaran mengandung zat berbahaya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/deodoran_20170513_100408.jpg)