Polisi Beri Pelajaran ke Anak SMA yang Konvoi Kelulusan, Mulai Push Sampai Dengarkan Suara Knalpot
Mereka juga tidak mengindahkan aturan lalu lintas yang ada dan jelas hal ini membuat polisi bertindak.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Diah Ana Pratiwi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Tanggal 2 Mei adalah Hari Pendidikan Nasional.
Hari Pendidikan Nasional atau disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara.
Dia adalah tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa.
Hari ini (2/5/2017) juga bertepatan dengan hari pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) dan kelulusan siswa SMA dan sederajat.
• Lulusan Anak SMA Diwarnai Konvoi dan Corat-coret, Tapi Lihat Begini Akibatnya, Netter Malah Ketawa
Namun sepertinya sikap dan contoh perjuangan Ki Hadjar Dewantara tidak diterapkan pada generasi sekarang.
Itu terlihat dari saat para pelajar SMA ini menerima pengumuman kelulusan.
Bukannya merayakan dengan hal positif, beberapa anak SMA malah menyalahgunakan momen ini.
Hari ini kalian pasti akan menemukan beberapa siswa dari SMA tertentu berkonvoi dengan baju yang telah dicorat-coret.
Mereka juga tidak mengindahkan aturan lalu lintas yang ada dan jelas hal ini membuat polisi bertindak.
Seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
TribunStyle.com mendapatkan tiga cara polisi memberikan pelajaran pada pelajar yang berkonvoi ugal-ugalan saat kelulusan UN ini.
1. Disuruh Push Up
Pertama, Polda Bali menindak pelajar SMA di Denpasar yang berkonvoi kendaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lulusan-sma_20170502_213806.jpg)