Banyak Korban di Penerbangan ini, Ternyata Penyebabnya Karena Kelalaian Penumpang Sendiri
Sebanyak 19 orang dirawat di rumah sakit, dua diantaranya menjalani operasi darurat, sementara yang lain dirawat di tempat kejadian.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, sebagian dari kita mungkin cuek dengan peringatan menegakan sit belt atau hal lain saat di pesawat.
Berbagai peraturan yang disampaikan pramugari tak jarang kita abaikan.
Nah, tapi ternayta hal berbeda terjadi di sebuah penerbangan dari Moscow ke Bangkok.
• Jangan Anggap Sepele Saat Digigit Serangga! Belatung Bermunculan di Kaki Wanita Ini Setelah Camping
Sebagian orang menderita patah tulang sebagai akibat turbulensi yang terjadi selama 40 menit.
Tiga bayi terluka parah lantaran terpelanting dari tangan sang ibu.
Banyak korban berjatuhan lantaran para penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman.
Hal ini mungkin juga diakibatkan oleh tidak adanya peringatan dari awak pesawat Boeing 777 Aeroflot.
Hal ini diberitakan oleh Evgenia Zibrova melalui video online yang diposting metro.co.uk.
"Banyak orang dari kabin mendapati hidungnya patah, dan beberapa lain patah tulang belakang"
"Bayi-bayi penuh memar, dan orang-orang hilang kesadaran.
Bersyukur kita masih hidup.
Aeroflot, tolong bantu orang-orang ini."
Vladimir Sosnov, wakil kepala Konsulat Rusia di Thailand, mengatakan: "Korban luka mengalami beberapa patah tulang. Ada warga Rusia dan asing di antara mereka. "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/penerbangan-dari-moscow-ke-bangkok-yang-memakan-korban_20170501_183406.jpg)