Breaking News:

Novel Baswedan Disiram Air Keras, Begini 5 Tahap Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Namun air keras menjadi bahaya jika bereaksi dengan kulit atau organ tubuh lain yang kemudian akan menghasilkan panas.

Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Diah Ana Pratiwi
Kompas.com
Pertolongan Pertama 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Kabar disiramnya penyidik KPK Novel Baswedan dengan air keras pada Selasa (11/4/2017) menggegerkan publik.

Hal ini lantaran penyiraman Novel dilakukan usai salat subuh di masjid dekat kediamannya.

Air keras merupakan larutan asam kuat (HCL, H2SO4, H3PO4) yang cukup pekat.

Air keras ini bisa memberikan trauma pada bagian tubuh tertentu.

Jadi Korban Air Keras, Wanita Ini Justru Berhasil Jadi Model di New York Fashion Week

Air dengan kadar asam tinggi sebetulnya bisa bersifat positif sebagai aki, membersihkan permukaan logam sebelum di soldir, menguji logam mulia dan membuat garam fosfat.

Namun air keras menjadi bahaya jika bereaksi dengan kulit atau organ tubuh lain yang kemudian akan menghasilkan panas.

Air keras sendiri dapat menyebabkan luka bakar, gangguan pernafasan, kebutaan, trauma fisik dan psikologis, hingga kematian.

Lantas apa saja yang harus kita lakukan saat terkena air keras?

Kali ini tim tribunstyle.com akan bagikan tips pertolongan pertama saat kita terkena air keras:

1. Tetap tenang

Usahakan diri kita tetap tenang agar bisa mengendalikan situasi yang kita alami.

Cobalah untuk menghirup nafas dalam untuk beberapa detik dan mencoba menenangkan pikiran.

2. Menjauh dari sumber air keras

Hal ini harus segera dilakukan sesaat setelah kejadiaan.

Selain cairan yang terkena pada tubuh, tempat menyiraman air keras bisa menyebabkan kita menghirup dn terkena paparan zat asam lebih lama.

3. Lepaskan semua pakaian, perhiasan dari kulit

Air keras yang menempel pada tubuh harus segera dihilangkan dengan melepaskan semua yang menempel pada tubuh, semisal pakaian, topi, celana, kaos kaki dan sepatu.

Selain itu kita harus melepas perhiasaan agar tidak terjadi reaksi lain antara asam pekat yang ada dengan perhiasan (logam) yang kita miliki.

4. Membersihkan kulit dengan air yang mengalir

Air yang mengalir akan menghindari dari air keras yang menetap pada tubuh.

Kamu bisa melakukannya selama 20-30 menit.

Perlakukan ini berlaku untuk semua bagian tubuh yang terpapar air keras, seperti kulit tubuh juga mata.

5. Membawanya ke ruang UGD rumah sakit

Sebagai orang awam, kita tidak mengetahui seberapa parah luka yang kita alamai.

Tentu mendapatkan pertolongan medis menjadi faktor utama yang harus segera kita dapatkan.

Selain itu kita juga jangan mengoleskan bahan-bahan lain pada luka, seperti pasta gigi, mentega, minyak atau bahan-bahan lainnya.

Penggunaan bahan-bahan ini bisa memperberat atau memperlambat penyembuhan luka.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Novel BaswedanKPK
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved