Waduh! Dari Buruh Bongkar Muat Pasir, Pria Ini Pilih Hijrah Jadi Pengemis karena Pendapatannya
Sering berputus asa, banyak dari masyarakat yang memilih menjadi pengemis.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Semakin hari nampaknya semakin sulit mencari pekerjaan di Indonesia.
Terlebih jika kita kurang memiliki skill yang mumpuni.
Perjanjian Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sendiri membuat WNI semakin kesulitan mencari pekerjaan di negeri sendiri.
Hal ini dikarenakan semakin mudahnya warga asing di kawasan ASEAN untuk turut mencari nafkah di Indonesia.
Sering berputus asa, banyak dari masyarakat yang memilih menjadi pengemis.
Baca: Sungguh Terlalu! Pria Buta Harus Ngemis Sama Kedua Anaknya, Setelah Ditinggal Istrinya Begitu Saja
Hal ini mungkin juga dirasakan oleh Asmidin (61) warga Desa Terus Bentung, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Ia memilih hijrah ke Jakarta sebagai pengemis lantaran profesi lama tidak menjanjikan pemasukan rutin.
Di Pandeglang, Asmidin berprofesi sebagai buruh bongkar muat pasir.
Dan tidak adanya order selama sebulan membuat ia memilih hijrah untuk memenuhi kebutuhannya.
Asmidin menceritakan hal itu kepada Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Minggu (26/3/2017), melansir laman wartakota.com.
"sebelumnya saya bekerja sebagai buruh bongkar muat pasir di daerah Pandeglang, tapi sudah satu bulan ini tidak ada kerjaan dan saya bingung harus cari uang kemana" katanya.
Pria cukup tua ini terjaring operasi di Jalan Raya Kembangan Utara, siang hari.
Pria ini mengaku kalau mengemis baru dilakukan sekali ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/asmidin_20170326_224730.jpg)