Ternyata Orang yang Suka dan Banyak Makan Keju Tubuhnya Lebih Kurus, Ini Hasil Penelitian Lho!
Tampaknya hasil penelitian ini bisa membuktikan bahwa persepsi umum soal keju tersebut salah.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Diah Ana Pratiwi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Ada yang gak suka makan keju di sini?
Mungkin kamu gak suka makan keju karena takut gemuk karena kandungan lemak di dalamnya.
Biasanya, orang cenderung mengasosiasikan keju dengan jumlah lemak yang tinggi.
Dan hal itu bisa berkontribusi banyak dalam menaikan berat badan.
Baca: Ibu Ini Kirimkan Sebuah Kotak Kejutan, Saat Dibuka, Anaknya Sangat Kaget Dengan Isinya
Sebuah penelitian terbaru dari University College Dublin, Irlandia menunjukkan hal sebaliknya.
Tampaknya hasil penelitian ini bisa membuktikan bahwa persepsi umum soal keju tersebut salah.
Sebagaimana diberitakan oleh Worldofbuzz.com (26/3/2017) penelitian yang dilakukan oleh University College Dublin, Irlandia ini meneliti efek dari produk susu termasuk keju.
Penelitian ini dilakukan pada 1.500 orang antara usia 18 sampai 90 tahun.
Ilmuwan meneliti efek dari produk susu seperti susu, keju, yoghurt, krim dan mentega, pada indikator lemak tubuh secara keseluruhan dan kesehatan.
Anehnya, studi ini menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak keju tidak memiliki lemak dalam tubuh yang tinggi atau kolesterol.
Orang yang sering makan keju tidak memiliki kolesterol tinggi daripada mereka yang jarang makan keju jarang atau tidak sama sekali.
Hal yang lebih mengejutkan adalah bahwa konsumen produk susu rendah lemak justru memiliki kolesterol yang tinggi.
Studi ini juga menemukan bahwa mereka yang sering makan produk susu seperti keju memiliki Body Mass Index (BMI) yang lebih rendah, persentase lemak tubuh, tekanan darah, dan ukuran pinggang yang lebih kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/keju_20161117_102640.jpg)