Kisah Inspiratif
Meski Didiagnosis Menderita Kanker Langka, Pemuda Ini Justru Dikenal Lewat Karyanya di Majalah LGBT
Pria muda berusia 20 tahun ini didagnosis menderita Ewing's Sarcoma, sejenis penyakit kanker yang jarang ditemukan.
Penulis: Cecylia Rura Patulak
Editor: Cecylia Rura Patulak
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Cecylia Rura Patulak
TRIBUNSTYLE.COM - Meski telah didagnosis menderita kanker akhir tahun lalu, Dean Eastmond tak berhenti melakukan aktivitasnya.
Pria muda berusia 20 tahun ini didagnosis menderita Ewing's Sarcoma, sejenis penyakit kanker yang jarang ditemukan.
Dean diketahui bergabung dalam komunitas LBGT (Lesb*an, G*y, Bis*xual, Trans dan Queer) di UK setelah berhasil menyatukan orang-orang dalam komunitas tersebut.
Baca: Bahaya Minuman Bersoda Untuk Remaja Perempuan, Hati-hati Terkena Kanker Mematikan Ini!
Untuk pengobatannya sendiri, Dean telah menghabiskan setidaknya 20 ribu poundsterling.
Dana itu diperolehnya dari komunitas LGBT dengan dukungan dari penulis Owen Jones dan London Club G.A.Y.
Minggu lalu, ia justru mengikuti launching majalah LGBT Lifestyle, HISKIND dan tidak mengikuti kemoterapi.
Dean Eastmond didiagnosis menderita kanker sejak Mei 2016.
Pertama kali dirinya merasakan sakit luar biasa di bulan Januari 2016, dan mengaggap itu adalah hal biasa.
Ketika benjolan tersebut mencapai 6-10 cm di dadanya, ia tetap mengunjungi A&E (Arts and Entertainment) dan menganggap sakitnya itu dikarenakan patah tulang.
Sepuluh hari kemudian, dokter mengatakan Dean mengidap penyakit Ewing's Sarcoma.
Dokter tersebut mengatakan kesempatan hidup Dean hanyalah 50 persen.
Oleh karena penyakitnya, Dean harus menunda masa studinya di Birmingham University.
Meski demikian, dirinya masih aktif bekerja bersama co-founder HISKIND, Josh Fletcher.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/josh-fletcher-dan-dean-eastmond_20170308_143213.jpg)