Video Pesan Terakhir Turis Jerman Sebelum Lehernya Dipenggal Kelompok Abu Sayyaf, Merinding!
Seorang turis asal Jerman, Jurgen Gustav Kantner, sempat mengucapkan kalimat terakhirnya sebelum ia dipenggal oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - Seorang turis asal Jerman, Jurgen Gustav Kantner (70), sempat mengucapkan kalimat terakhirnya sebelum ia dipenggal oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.
Pesan terakhir Kantner direkam dalam video berdurasi 22 detik yang diunggah oleh dailymail.co.uk, Senin (27/2/2017).
Kantner menyebut, ia akan dieksekusi pada Minggu (26/2/2017) pukul 3 sore waktu setempat, karena tebusan yang diminta senilai 600 ribu dolar AS atau Rp 8 miliar tidak terpenuhi.
Baca: Perempuan 99 Tahun Ditangkap dan Dijebloskan ke Penjara, Alasannya Malah Bikin Kamu Senyum Terharu
"Sekarang, ia membunuhku," ucap Kantner terakhir kalinya yang mengenakan kaus oranye.
Saat mengucap pesan-pesan terakhir, di belakang Kantner tampak dua orang berpakaian gelap yang membawa senjata.
Satu orang tepat di belakang Kantner membawa parang sementara di sebelahnya membawa senapan laras panjang.
Seperti dikutip dari Kompas.com, kelompok Abu Sayyaf sempat meminta tebusan sejak 14 Februari 2017, namun tak kunjung dipenuhi.
Pemenggalan Kantner ini pun sempat dikecam oleh Pemerintah Filipina.
Simak videonya berikut ini (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/jurgen-gustav-kantner_20170301_174905.jpg)