Sadis Banget! Habis Menetas, Ini yang Terjadi Pada Anak Bebek & Ayam Jantan di Tiongkok dan Inggris
Walau kasus ini mungkin ada dimana-mana, tapi reaksi terhadap foto-foto ini sudah dapat diprediksi.
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Diah Ana Pratiwi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Foto yang diambil di Tiongkok telah diterbitkan.
Dalam foto tersebut ditunjukkan betapa keji dan sadisnya praktik pemilihan anak bebek jantan yang sudah pasti tidak bisa bertelur.
Ribuan anak bayi ditangkap dengan sebuah jaring dan kemudian dimasukan ke dalam air panas, dimana anak bebek tersebut akan mati kepanasan.
Hal mengerikan yang membunuh bebek secara massal ini terjadi karena bebek jantan tidak terlalu berguna dalam industri telur komersil.
Baca: Ketika Ninja, Ayam, dan Lagu Yodel Dipertemukan, Jadinya Seperti Apa Nih?
Melansir dari Mirror, ternyata praktik ini juga terjadi di peternakan Inggris.
Bedanya, adalah ribuan anak ayam jantan yang dibunuh secara masal dengan cara yang bermacam-macam, mulai dari digas sampai mati, digiling hingga cara keji lainnya, alasannya pun sama.
Anak ayam tersebut dibunuh secara massal dengan cara digiling dengan cara yang sadis.
Seperti di Tiongkok, ini terjadi karena ayam-ayam jantan ini dianggap tidak terlalu berguna untuk industri telur.
Ayam dan bebek jantan ini tentu tidak akan bertelur.
Mereka pun dianggap tidak cocok untuk disembelih untuk dijadikan daging.
Itulah alasan yang sama kenapa para bebek jantan ini dibunuh di desa Tongqiao di Xidu, provinsi Hunan, Tiongkok dimana foto tersebut diambil oleh jurnalis Li Gen.
"Anak bebek ini biasanya umurnya tidak lebih dari empat hari," ungkap Li kepada MailOnline.
"Tidak ada yang menginginkan mereka dan akan membengkakan biaya peternakan telur jika membesarkan mereka."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/anak-bebek-dan-ayam_20170223_231628.jpg)