Raja Arab Kunjungi Indonesia
'Kunjungan Heboh' Raja Salman ke Indonesia, Katanya Bakal Menginap di Nusa Dua
Dilantik pada Januari 2015, Raja Salman tercatat melakukan kunjungan 'heboh' beberapa kali.
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 1-9 Maret 2017.
Rencananya, Raja Salman akan melakukan kunjungan yang bersifat formal kenegaraan pada tanggal 1-3 Maret 2017.
Satu agendanya bertemu dengan Presiden Jokowi.
Kemudian pada tanggal 4-9 Maret 2017, merupakan kunjungan yang bersifat pribadi (private).
Raja Arab Sudi ini akan berlibur bersama keluarga dan rombongannya ke Bali pada tanggal itu.
Kunjungan Raja Salman kali ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia.
Baca: Bawa 25 Pangeran Ganteng, Raja Arab Saudi Akan Sowan ke Jokowi dan Liburan ke Bali
Karena terakhir kali Raja Saudi berkunjung ke Indonesia adalah tahun 1970 saat itu masih Raja Faisal.
Nah, seperti apa persiapan yang dilakukan oleh pihak berwenang di Bali?
Mengutip dari Tribun Bali (23/2/2017) pihak Kementerian Pariwisata siap menerima kunjungan Raja Salman.
Sementara itu Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace, memperkirakan rombongan Kerajaan Arab Saudi akan menginap di hotel-hotel di kawasan Nusa Dua dan sekitarnya.
"Saya sudah mendengar kabar ini melalui teman asosiasi di grup WA," ujar Tjok Ace pada Tribun Bali pada Rabu (22/2).
"Dugaan saya, mereka menginap di kawasan Nusa Dua, tapi kepastiannya seperti apa dan di mana mereka menginap, saya belum mendapatkan informasinya," tambahnya.
"Namun besok (hari ini, red) saya ada rencana bertemu dengan Menteri Pariwisata, nanti akan saya tanyakan,” kata Tjok Ace.
Dia memperkirakan, kedatangan rombongan Raja Salman ke Bali ini disebabkan oleh minat mereka terhadap budaya.
Menurutnya, selama ini ada minat khusus wisatawan mancanegara asal Timur Tengah (salah-satunya Arab Saudi) ke Bali.
“Beberapa wisman Timur Tengah yang menginap di Ubud mengaku senang melihat hujan, karena wilayah Arab kan identik dengan kawasan kering. Mereka melihat laut dan budaya, yang tidak ada di sana,” jelas Cok Ace.
Sejak dilantik menjadi raja pada Januari 2015, Raja Salman tercatat melakukan kunjungan 'heboh' beberapa kali.
Raja Salman membawa rombongan besar berjumlah 400 orang saat berlibur ke Vallarius, Perancis pada bulan Juli 2015.
Saat itu sebuah pantai sampai ditutup demi mengakomodasi liburan Sang Raja.
Area yang ditutup dalam liburan Raja Salman itu sampai radius 300 meter dari lokasi.
Kemudian pada September 2015, Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat.
Dia bertemu dengan Presiden Barack Obama, di Washington DC.
Saat di Amerika Serikat kala itu, rombongan yang dibawa Raja Salman berjumlah 1.000 orang.
Menurut Dailymail (5/9/2015) Raja Salman memesan seluruh kamar yang ada di Hotel Four Seasons, Washington.
Total ada 222 kamar yang ia pesan.
Tarif hotel tersebut mencapai 2.000 dolar AS (sekitar Rp 26 juta) per malam.
Hmm, kira-kira total biaya perjalanan Raja Salman untuk melakukan kunjungan ini berapa ya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/salman-bin-abdulaziz-al-saud_20170223_130012.jpg)