Bakteri yang Biasa Ditemukan Pada Makanan Mentah Ternyata Bisa Membunuh Kanker, Ini Kata Ahli!
Bagaimana bisa sebuah bakteri yang seharusnya jadi sumber penyakit malah bisa membasmi kanker?
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Bakteri yang biasanya menyebabkan penyakit justru kini bisa membunuh kanker.
Bakteri yang dimaksud adalah Salmonella.
Melansir dari Metro.co.uk (18/2/2017) bakteri yang menyebabkan keracunan makanan ini dapat digunakan untuk membunuh kanker, ahli medis telah mengungkapkan.
Baca: 8 Benda Ini Harus Kamu Cuci Setiap Hari Karena Bakteri, Poin 7 Sering Banget Dipegang, Guys!
Salmonella dapat bertindak sebagai 'Trojan horse' untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan penyakit.
Bagaimana bisa sebuah bakteri yang seharusnya jadi sumber penyakit malah bisa membasmi kanker?
Menurut para ilmuwan, bakteri dapat menyusup tumor dan sel kanker hingga pertahanan kekebalan tubuh.
Ini membuat mereka menjadi target serangan.
Cara ini bisa membantu melawan kanker.
Sebab bakteri itu dihindari oleh sistem kekebalan tubuh karena dianggap sebagai benda asing.
Tapi bagaimana dengan kemungkinan terjadi keracunan, mungkin kamu bertanya seperti itu.
Untungnya, bakteri salmonella ini telah direkayasa oleh para peneliti Korea Selatan.
Bakteri ini satu juta kali lebih kuat daripada versi yang menyebabkan penyakit.
Jadi kalian tidak perlu takut.
Bakteri ini telah diuji coba pada hewan.
Pada tikus dengan kanker usus, lebih dari setengah hewan benar-benar sembuh tanpa efek samping.
Profesor Joon Haeng Rhee, dari Rumah Sakit Chonnam National University Hwasun di Jeonnam, Korea Selatan, mengatakan:
"Kami percaya bahwa ini dapat mengubah sel-sel tumor dan membantu kekebalan, dan menjadi yang pembunuh tumor."
Studi sebelumnya telah melihat menggunakan bakteri untuk membawa obat anti-kanker dalam tumor.
Namun, ini adalah pertama kalinya para ilmuwan telah menggunakan respon tubuh sendiri dengan bakteri salmonella untuk memerangi kanker.
Penemuan ini muncul dari sebuah studi yang tidak terkait.
Ketika para ilmuwan menemukan bahwa bakteri menyerang kerang yang menghasilkan protein dan memicu respon kekebalan yang kuat.
Salmonella yang dimodifikasi melepaskan protein yang sama untuk memacu sistem kekebalan.
Profesor Kevin Harrington, dari The Institute of Cancer Research, London, mengatakan:
"Ini telah dikenal selama beberapa waktu bahwa beberapa jenis bakteri, termasuk salmonella, dapat tumbuh pada tumor tetapi tidak dalam jaringan normal."
"Namun, sampai saat ini, mencoba untuk menggunakan bakteri sebagai terapi anti-kanker belum cukup sukses, baik di laboratorium dan klinik," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bakteri-salmonella_20170218_205649.jpg)