Ini Dia Perempuan yang Diduga Membunuh Kakak dari Kim Jong Un, Alasan Membunuhnya Konyol

Seorang perempuan ditahan oleh polisi dalam koneksi dugaan pembunuhan kakak tiri dari Kim Jong Un.

Ini Dia Perempuan yang Diduga Membunuh Kakak dari Kim Jong Un, Alasan Membunuhnya Konyol
Mirror
Perempuan yang diduga membunuh Kim Jong Nam 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang perempuan ditahan oleh polisi dalam koneksi dugaan pembunuhan kakak tiri dari Kim Jong Un.

Perempuan tersebut berusia 20-an berasal dari Myanmay, dan saat ini ditahan di KL Airport di Malaysia, ungkap polisi.

Ia ditahan di penjara airport, menurut dari kantor berita Malaysia, Bernama.

Polisi mengatakan ia membawa dokumen perjalanan yang menyatakan bahwa ia adalah seorang warga Vietnam dan ia sendiri pada saat penangkapan.

Baca: Kakak Kim Jong Un Diduga Dibunuh Sadis di Malaysia, Begini Kondisinya!

Ia ditangkap setelah kamera CCTV berhasil menangkap gambar dari perempuan yang diduga membunuh kakak tiri dari Kim Jong Un dengan menggunakan atasan bertuliskan kata "LOL" yang merupakan kepanjangan dari Laughing Out Loud atau tertawa terbahak-bahak.

Dalam perkembangan penyidikan, Kim Jong Nam (46), dipercaya dipegang dari belakang oleh wanita ini dan diracuni saat Jong Nam menunggu penerbangan di bandara Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin pagi (13/2/2017).

Kemungkinan cara memberikan racun tersebut dengan menyemprotkan racun tersebut melalui pulpen.

Jong Nam mengatakan bahwa ia merasa "pusing" kemudian ia kejang dan dibawa ke rumah sakit dimana ia meninggal beberapa jam kemudian.

Perempuan yang diduga membunuh kakak tiri Kim Jong Un
Perempuan yang diduga membunuh kakak tiri Kim Jong Un (Twitter)
TV Korea menyebarkan foto yang diduga satu diantara dua pelaku
TV Korea menyebarkan foto yang diduga satu diantara dua pelaku (YTN)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved