Astaga! Bukannya Sembuh, Pengobatan Alternatif ini Buat Pasiennya Menjadi Pengidap HIV
Menanggapi hal ini, beberapa staff hingga jajaran presiden dan sekretaris rumah sakit pun dipecat langsung.
Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Bobby Wiratama
TRIBUNSTYLE.COM - Bagi beberapa orang, pengobatan alternatif dianggap lebih menggoda daripada pengobatan konvensional lewat dokter ataupun rumah sakit.
Dengan testimoni dari pasien-pasien sebelumnya, serta harga yang lebih miring, opsi satu ini pun jadi primadona bila tawaran pengobatan kimiawi dari rumah sakit amatlah mahal.
Walaupun kadang tak bisa dijelaskan secara nalar ataupun masuk akal, beberapa pengobatan alternatif dianggap manjur oleh beberapa orang karena efek placebo.
Lihat saja kasus Ponari yang terjadi beberapa tahun yang lalu.
Di media tahun 2009, bocah kelas IV SD ini pernah menghebohkan Indonesia.Ponari, "bocah ajaib" asal Dusun Kedungsari, Desa Balungsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, ini 7 tahun yang lalu kerap didatangi banyak orang untuk berobat.
Bocah tersebut menjadi terkenal setelah tak sengaja menemukan "batu ajaib" di tengah badai.
Batu berwarna coklat tersebut dipercayai bisa menyembuhkan berbagai penyakit!
Dengan batunya tersebut, Ponari jadi sosok "selebriti dadakan" yang ramai dikunjungi warga se-Jombang bahkan sampai ke luar kota!
Meskipun sempat booming, toh pada akhirnya pengobatan alternatif ala Ponari ini pun ditinggalkan oleh para pasien pada akhirnya karena tak terbukti secara ilmiah.
Ya begitulah resiko menempuh pengobatan alternatif.
Kadang efeknya terasa karena Placebo saja dan pada akhirnya penyakit yang menyerang tubuh kita malah bangkit atau kumat lagi.
Tak hanya kurang ampuh sembuhkan penyakit, terkadang pengobatan alternatif justru menjadi bumerang bagi pasiennya yang justru kondisinya kian memburuk.
Hal ini jugalah yang terjadi dalam pengobatan di Hangzhou, Tiongkok
Bukannya sembuh, 5 pasien yang ikut klinik pengobatan "tradisional" ini malah terjangkit HIV!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi_20170211_162246.jpg)