Breaking News:

Gara-gara Tak Mau Sikat Gigi, Seorang Ibu Tega Bunuh Balitanya Dengan Cara yang Sadis

Saat itu Rivas menelepon 911 untuk bantuan medis kepada putrinya yang tidak bergerak setelah dianiaya.

Tayang:
MONTGOMERY COUNTY POLICE DEPARTMENT
Iris Hernandez Rivas 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Delta Lidina

TRIBUNSTYLE.COM - Sejatinya, anak adalah segalanya bagi semua orangtua.

Namun, tak jarang dari sebagian besar orangtua ada pula yang menyakiti anaknya secara fisik, bahkan membunuhnya sekalipun itu anak kandung.

Dilansir dari The Sun, seorang ibu tega membunuh balitanya dengan cara yang tega gara-gara tidak mau sikat gigi.

Polisi mengatakan Iris Hernandez Rivas (20) menganiaya anaknya yang masih 4 tahun di rumahnya di Gaithersburg, Maryland, Amerika Serikat (26 Januari 2017).

Sang bocah yang bernama Nohely Alexandra Martinez Hernandez kemudian meninggal dengan luka-luka di sekujur tubuhnya.

Saat itu Rivas menelepon 911 untuk bantuan medis kepada putrinya yang tidak bergerak setelah dianiaya.

Dia mengatakan kepada petugas yang tiba di TKP, putrinya memasuki kamar mandi sekitar pukul 11.15 dan mulai mandi, menurut Fox 5 DC.

Baca: Wanita Ini Pekerjakan Teman Untuk Asuh Anaknya, tapi Kamera Tersembunyi Ungkap Hal Mengejutkan!

Selanjutnya, sekitar 15 hingga 20 menit, Rivas mendengar suara dari kamar mandi kemudian dia memeriksanya.

Ketika masuk ke kamar mandi, Rivas mendapati anaknya terjatuh dengan posisi wajahnya menelungkup di dalam bak.

Si anak kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat dalam kondisi luka memar kemungkinan hasil kekerasan fisik.

Hal inilah yang membuat polisi meminta seorang detektif untuk menelusurinya.

Sehari usai kejadian, Rivas mengaku kepada petugas di rumahnya.

Polisi mendapatkan keterangan jika Rivas telah menendang anaknya sendiri di bagian perut karena korban bandel disuruh sikat gigi.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Tags:
Iris Hernandez RivasMarylandAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved