Agar Serangan Stroke Tak Bikin Pelo dan Lumpuh, Inilah Hal Pertama yang Harus Dilakukan
Orang di sekitarnya harus tahu apakah sang penderita mengalami stroke atau bukan.
Editor: Delta Lidina Putri
FAST sendiri adalah singkatan dari Face dropping, Arm weakness, dan Speech dificulty, dan Time.
Face dropping adalah perubahan bentuk wajah.
Arm weakness adalah tangan dan lengan yang merasa kebas atau baal.
Speech dificulty adalah penderita yang susah berbicara.
Sedangkan Time adalah waktu untuk membawa pasien ke rumah sakit.
Baca: Big Alert! Mblo, Terlalu Lama Sendiri Bisa Rentan Stroke dan Sakit Jantung Lho
Jika orang tersebut sudah mengalami gejala tersebut, orang di sekitarnya harus melakukan pertolongan pertama pada penderita stroke.
Hal ini juga jarang diketahui orang karena kebanyakan mereka tak bisa mengenali gejala tersebut.
Berikut ini adalah langkah-langkah pertolongan pertama orang yang terkena stroke menurut Dr. Ibnu Benhadi, SpBS(k):
1. Posisikan pasien dalam kondisi telentang dengan posisi kepala naik sebanyak 30 derajat. Beri bantal sebagai ganjalan.
2. Lepaskan pakaian pasien agar ia bisa mengambil napas dengan lebih longgar.
3. Beri ruang untuk oksigen. Buka jendela atau sirkulasi udara lainnya dan jangan mengelilingi atau mengepung pasien.
4. Jangan diberi minum, karena stroke biasanya disertai gangguan fungsi menelan. Apabila fungsi menelannya tak maksimal, saat diberi minum pasien akan sulit membedakan saluran cerna dan saluran napas. Sehingga air berisiko masuk ke paru-paru.
5. Pertahankan kadar gula darahnya.
Baca: Waspada, Ternyata Cupang di Bagian Leher Bisa Sebabkan Stroke Hingga Meninggal
6. Beri antikonulsan bila disertai dengan kejang.
7. Perhatikan TIK, reperfusi, dan neuroprotector.
TIK adalah tekanan intrakranial, yaitu peningkatan tekanan otak normal.
Jika TIK tidak baik, hal ini bisa menyebabkan pendarahan otak hingga cedera kepala. (TribunnewsBogor.com/Tania Natalin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/stroke_20170206_100100.jpg)