Pedagang Kaki Lima Tusuk Leher Polisi Ini dengan Tusukan Sate, Alasannya Bikin Kesal!
Ketegangan antara aparat keamanan dan pedagang kaki lima hampir terjadi setiap hari di negara ini.
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Ketegangan antara aparat keamanan dan pedagang kaki lima sering terjadi di Indonesia.
Para pedagang sering melakukan perlawan ketika lapak dagang mereka akan ditertibkan.
Tentu saja hal ini mereka lakukan demi mempertahankan usaha mereka.
Baca: Keren Abis! Hitung Belanjaan Pakai Bahasa Inggris, Pedagang Sayur di Pasar BSD Ini Jadi Viral!
Ternyata kejadian seperti ini tak hanya terjadi di Tanah Air.
Belakangan, sebuah kejadian tak terduga antara pedagang dan aparat jadi viral di media sosial.
Seorang nenek yang berjualan di Chongqing menemukan cara baru untuk menunjukkan rasa tidak sukanya terhadap aparat Tiongkok.
Aparat yang di Tiongkok sering tersebut awalnya mendekati sang nenek pedagang manisan buah (tanghulu).
Tanghulu adalah manisan buah yang dijual dalam bentuk seperti sate.
Buah-buah disusun dalam sebuah tusukan dari kayu.
Petugas tersebut kemudian mengatakan pada si penjual bahwa ia dilarang berdagang di tempat tersebut, melansir Shanghaiist.
Nenek tersebut tidak langsung meninggalkan tempat tersebut.
Dia justru menunjukkan reaksi tak terduga.
Sang nenek mencoba melawan aparat untuk mempertahankan lapak dagangannya.
Akhirnya ia mengambil satu tusuk manisan buah dan menusukkan ujungnya ke leher sang aparat keamanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/polisi_20170121_092311.jpg)