Pembunuhan Sadis di Pulomas

Ramlan Butarbutar Harusnya Dipenjara Tahun 2015, Alasan Penangguhan Bikin Kesal Netizen!

Ramlan Butarbutar otak pembunuhan sadis di Pulomas ternyata seharusnya masih berada di tahanan.

Ramlan Butarbutar Harusnya Dipenjara Tahun 2015, Alasan Penangguhan Bikin Kesal Netizen!
Instagram
Korban pembunuhan sadis di Pulomas 

TRIBUNSTYLE.COM - "Sudah tahu perampok sadis kenapa Ramlan Butarbutar diberi penangguhan penahanan?" Demikian satu di antara pertanyaan kritis netizen, Jumat (30/12/2016).

Ramlan Butarbutar otak pembunuhan sadis di Pulomas ternyata seharusnya masih berada di tahanan.

Namun oleh polisi ditangguhkan penahanannya dengan ketentuan wajib lapor.

Hal inilah yang menimbulkan kekecewaan netter.

Banyak yang berkomentar andai saja Ramlan Butarbutar masih berada di tahanan tentu peristiwa tragis yang menimpa keluarga Dodi Triono tak akan terjadi.

Sebanyak enam orang tewas kehabisan oksigen sementara lima orang selamat setelah keluar dari toilet berukuran 1,5 meter x 1,5 meter.

11 Orang ditumpuk dalam ruangan yang sangat sempit tersebut oleh komplotan perampok sadis pimpinan Ramlan Butarbutar.

Melalui kolom komentar pada berita berjudul: Sempat Dipenjara pada 2015 dan Beraksi pada 2016, Ini Alasan Ramlan Butarbutar Dibebaskan, bermunculan suara kekecewaan netizen pada polisi.

"Sdh tau perampok sadis kenapa hrs di beri penangguhan penahanan,,kalau sdh begini bagaimana tanggup jwb anda pak polisi,sdh jelas jk dia di biarkan bebas akan berakibat fatal hingga menyebabkan hilangnya nyawa org lain,apa hrs tunggu kejadian buruk ini baru pak polisi sadar bahwa anda sdh salah krn memberi penangguhan itu,terkadang kebaikan yg bpk berikan justru mengancam jiwa org lain,alangkah baiknya jika org2 seperti mrk di dor saja biar tdk mengancam keselamatan jiwa org lain yg tdk berdosa." Komentar akun dengan nama Ana Hariyanti.

Netter lain juga menyuarakan kekecewaannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Suut Amdani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved