Red Ribbon Melambangkan HIV dan AIDS, Ternyata Seperti Ini Makna dan Sejarahnya
Namun sejak diperkenalkan di acara Tony Awards, pita merah dibuat dalam bentuk 'V' terbalik dengan lubang kecil di tengahnya
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari HIV AIDS dunia
Berbagai aksi dilakukan oleh berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian terhadap para penderita (ODHA).
Salah satunya dengan membagikan pita berwarna merah kepada kahalayak ramai.
Namun pernahkan kamu dibuat penasaran dengan makna dan sejarah pita merah tersebut?
Arti red ribbon

Simbol V terbalik (Unvictory) menunjukkan masih belum ditemukannya "kemenangan" untuk melawan penyakit tersebut/london.ctvnews.ca
Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin yang benar-benar dapat menghilangkan virus tersebut dari dalam tubuh seseorang.
Sedangkan warnanya yang merah menyimbolkan warna darah, di mana virus HIV berada.
Selain itu warna merah menunjukkan kehangatan kepada para ODHA.
Bagi para ODHA, warna merah diharapkan meningkatkan keberanian mereka untuk menghadapi hidup mereka dengan virus ini.
Pada awalnya, simbol ini hanya berbentuk V tanpa lubang di dalamnya.
Namun sejak diperkenalkan di acara Tony Awards, pita merah dibuat dalam bentuk 'V' terbalik dengan lubang kecil di tengahnya, seperti yang kita jumpai saat ini.
Sejarah
Pita merah mulai diketahui banyak orang sejak 1991 tepatnya saat ajang penghargaan Tony Awards digelar.
Visual Aids bekerja sama dengan panitia acara membuat tiga ribu pita merah dan dibagikan di lokasi penghargaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/mitos-hiv-dan-aids_20161201_095252.jpg)
