Aquagenic Urticaria - Aneh! Alergi Terhadap Air yang Jarang Orang Tahu, Begini Cara Atasinya
Penderita alergi bahkan merasakan gatal berlebih di bagian kerongkongan ketika menegak air minum.
Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, pernah dengar alergi air?
Alergi yang dalam bahasa medis disebut dengan aquagenic Urticaria ini ternyata benar-benar ada di sekitar kita.
Mungkin alergi ini menjadi alergi yang paling aneh karena kita sering sekali berinteraksi dengan air.
Aquagenic Urticaria lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki.
Dan biasanya alergi ini dialami setelah masa pubertas meski ada kemungkinan dialami jauh setelah masa tersebut, dalam New York Magazine.
Di seluruh dunia, hanya ada 30-40 orang yang pernah didiagnosis alergi ini dikutip medicaldaily.com.
Gejala
Biasanya gatal-gatal muncul setelah penderita berinteraksi dengan air, entah saat mandi, kehujanan, berkeringat berlebih, atau menangis.
Gatal-gatal biasanya membentuk bercak kecil warna merah dengan tepian yang jelas.
Dalam beberapa kasus bekas tersebut menimbulkan rasa gatal.
Rasa gatal terjadi pada area leher, tubuh bagian atas, dan lengan.
Dalam kasus tertentu, penderita alergi bahkan merasakan gatal berlebih di bagian kerongkongan ketika menegak air minum.
Bahkan dalam sebuah kasus, seorang anak perempuan hanya bisa meminum kola bebas gula karena air teh dan jus buah memberikan efek buruk pada kerongkongannya.
Gatal-gatal ini akan hilang pada rentan waktu 30-60 menit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/mandi_20161126_205507.jpg)