Breaking News:

Pola Tidur - Wanita Ini Buktikan Teori Perbedaan Lama Tidur 6 dan 8 Jam, Begini Perubahannya!

Ia merasakan bahwa tubuhnya sangat lemah dan memiliki perasaan aneh seperti mabuk.

Penulis: Triroessita Intan Pertiwi
Editor: Indan Kurnia Efendi
brightside.me

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi

TRIBUNSTYLE.COM - Berbagai informasi tersebar, namun kita hanya sekedar tahu dan tidak melaksanakan.

Salah satunya tentang ketentuan waktu standar seseorang untuk tidur dalam sehari, 8 jam.

Sarah Chalmers, 46, seorang perempuan berasal dari Inggris mencoba melihat perbedaan yang terjadi pada wajahnya untuk teori tersebut.

Sarah merupakan salah satu peserta dari percobaan kurang tidur.

Tujuan penelitian tersebut adalah untuk melihat konsekuensi dari tidak emndapat cukup tidur.

Pada awal percobaan, para ilmuwan menganalisis kondisi kulit Sarah dengan bantuan scan wajah.

Pada akhir percobaan, pori-porinya telah dua kali lipat dan kulitnya tampak memerah.

"Aku tampak jauh lebih tua dari usiaku yang di 46 tahun.

Mataku memiliki lingkaran hitam di bawah, dan kulitku sangat melar, dengan pori-pori yang nampak mengendur dari jauh.

Selain itu beberapa titik mulai muncul di dahiku.

Aku cepat lelah dan sangat marah. Aku benci melihat refleksi saya," kata Sarah pada brightside.me.

Pada penelitian tahap pertama Sarah hanya tidur selama 4 jam, (2am -6am).

Ia merasakan bahwa tubuhnya sangat lemah dan memiliki perasaan aneh seperti mabuk sekitar pukul 3 sore.

a
brightside.me

Pada tahap kedua dari percobaan, Sarah tidur selama lima setengah sampai enam jam malam selama seminggu.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Sarah Chalmersbrightside.meTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved