Breaking News:

Efek Minuman Soda Diet - Berikut 8 Alasan Kenapa Harus Berhenti Konsumsi Ini

Jika Anda sering mengonsumsi soda diet, ada baiknya mulai mengurangi, bahkan berhenti konsumsi minuman soda diet.

Editor: Cecylia Rura Patulak
Hindustan Times
Ilustrasi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Jika Anda sering mengonsumsi soda diet, ada baiknya mulai mengurangi, bahkan berhenti konsumsi minuman soda diet.

Kalori yang terkandung dalam soda diet diklaim lebih rendah, dibanding minuman bersoda atau minuman ringan lainnya.

Akan tetapi, soda diet mengandung pemanis buatan seperti aspartam, yang ternyata juga berdampak buruk untuk kesehatan.

Menurut sejumlah penelitian,  jika Anda stop konsumsi soda diet, maka dapat memberikan kesehatan tubuh dari ujung kepala hingga kaki.

Sakit kepala hilang dan lebih fokus

Menurut studi yang dipublikasikan di European Journal of Clinical Nutrition, aspartam dapat membuat perubahan kimia di otak, hingga sinyal saraf yang menyebabkan sakit kepala, rasa cemas, dan insomnia.

Sebuah studi tahun 2013 menemukan, tikus percobaan yang diberi minum soda memiliki sel yang rusak dan menganggu ujung saraf di otak kecil, yaitu bagian dari otak yang berperan untuk kemampuan motorik.

Peneliti menilai, sakit kepala bakal hilang dan pikiran menjadi lebih fokus jika Anda stop konsumsi soda diet.

Lebih sensitif dengan rasa

Hasil scan otak menunjukkan, soda diet dapat mengubah reseptor manis di otak dan membuat seseorang terus mengidam gula atau konsumsi yang manis. Hal ini diduga, karena kandungan aspartam sebenarnya 200 ratusan kali lebih manis dari gula biasa.

"Kami sering melihat pasien mengubah pilihan makanan ringan ketika tak lagi konsumsi diet soda. Daripada makanan manis dan asin, pasien memilih apel dan sepotong keju,” kata Heather Bainbridge dari Columbia University Medical Center Weight Control Center.

Berat badan turun

Meski rendah kalori, sebuah penelitian menemukan bahwa orang dewasa yang sering minum soda diet justru memiliki timbunan lemak di perut.

Penelitian yang dipublikasikan dalam diabetes Care, minuman diet soda memengaruhi sindrom metabolik, seperti obesitas, tekanan darah tinggi, tingginya kadar trigliserida sehingga berisiko terkena penyakit jantung dan diabetes.

Menguatkan tulang

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
Kompas.comEuropean Journal of Clinical NutritionColumbia University Medical Center Weight Control
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved