Ini Beda Orang Bermental Kuat dengan yang Sok Kuat, Kamu Termasuk Mana?
Ada perbedaan yang sangat kentara antara orang yang benar-benar bermental kuat dengan orang yang berpura-pura kuat.
Editor: Diah Ana Pratiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Ingat satu hal ini.
Ada perbedaan yang sangat kentara antara orang yang benar-benar bermental kuat dengan orang yang berpura-pura kuat.
Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpura-pura kuat justru berisiko terhadap kesehatan mentalnya sendiri.
Berkata “Saya tidak takut, kok,”, “saya tidak butuh..”, bukan berarti Anda orang yang benar-benar kuat secara mental.
Bisa saja saat itu Anda hanya berpura-pura menjadi kuat.
Berikut cirinya jika Anda hanya berpura-pura kuat:
1. Menutupi Rasa Tidak Aman
No Limits
Orang yang berpura-pura kuat akan sering menutupi rasa tidak amannya dengan berkata pada dirinya sendiri bahwa ia bisa dan kuat.
Namun, jauh di lubuk hatinya ia merasa ragu akan dirinya sendiri.
Orang yang memiliki mental yang kuat tidak akan menghabiskan waktu untuk menutupi kelemahannya, justru ia akan berjuang untuk mengembangkan dirinya.
2. Berpikir Kegagalan Bukanlah Sebuah Pilihan
counselorssoapbox.com
Orang memang akan tampak seolah-olah kuat ketika ia dengan percaya diri menyatakan dirinya tidak akan pernah gagal.
Sehingga ia cenderung senang memamerkan kemampuannya ketimbang mempelahari hal yang baru.
Orang yang kuat mental memandang kegagalan sebagai sebuah langkah menuju sukses.
Ia percaya bahwa kemampuannya bisa semakin diasah sekalipun harus melewati kegagalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pura-pura-kuat_20161105_171041.jpg)

