Breaking News:

Waspada! Modus Bobol ATM dengan Cara Skimming, Ini Pejelasannya

Pihak BRI berikan tips untuk antisipasi agar tak jadi korban seperti kasusnya ratusan nasabah BRI di Mataram.

Editor: Suut Amdani

TRIBUNSTYLE.COM - Modus kejahatan keuangan berupa pembobolan mesin ATM dengan cara skimming kembali terjadi.

Kali ini, sebanyak 50 orang nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Mataram, Nusa Tenggara Barat yang menjadi korbannya.

Pengamat teknologi informasi (TI) Ruby Alamsyah menjelaskan, cara pembobol ATM melakukan skimming adalah dengan memasang alat skimming yang memindai data yang terdapat pada pita magnetik atau magnetic stripe pada kartu ATM saat nasabah memasukan ke lubang ATM.

"Alat tersebut menyerupai lubang ATM yang asli," kata Ruby ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (25/10/2016).

Dari data tersebut, pelaku dapat menggadakan nomor kartu debit ke kartu baru.

Caranya adalah dengan melakukan penggandaan kartu baru dengan data magnetik dari kartu korban, baik menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras pembaca kartu.

"Pelaku memasang spy camera di dekat mesin ATM untuk mendapatkan informasi PIN kartu ATM yang korban tekan di pinpad ATM," ujar Ruby.

Dengan dua kombinasi tersebut, pelaku selanjutnya dapat menggunakan kartu duplikat tersebut untuk mencairkan dananya di mesin atm atau menggunakannya sebagai kartu debit.

Beberapa waktu lalu, sekira 50 orang nasabah BRI di Mataram melaporkan saldo rekeningnya tiba-tiba terkuras saat akan melakukan penarikan tunai melalui mesin ATM.

Diduga para nasabah tersebut merupakan korban kejahatan pembobolan ATM dengan modus skimming dari data kartu debit.

Tips antisipasi

Pihak BRI berikan tips untuk antisipasi agar tak jadi korban seperti kasusnya ratusan nasabah BRI di Mataram.

Tim Bagian Hukum Kantor Wilayah BRI Denpasar, Wibisana saat ditemui kontributor Kompas.com di Polres Mataram mengimbau kepada seluruh nasabah untuk melakukan penggantian pin secara berkala.

"Apabila akan memasukkan nomor pin, nasabah hendaknya menutupi dengan tangan."

"Jika ada laporan transaksi yang tidak dilakukan oleh nasabah, bisa langsung menghubungi call centre BRI atau datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
BRIMataramRuby Alamsyah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved