Breaking News:

Terkuak, Ternyata Satu Tombol Lift yang Biasa Ditekan Ini Sebenarnya Tidak Berguna

Sebenarnya fitur ini sejak tahun 1990-an telah ditiadakan alias tombol tersebut yang berarti pintu lift tidak akan tertutup lebih cepat.

Penulis: Dimas Setiawan Hutomo
Editor: Indan Kurnia Efendi
dailymail.co.uk/REX
Tombol Lift 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Dimas Setiawan Hutomo

TRIBUNSTYLE.COM - Kebanyakan orang tidak mau menunggu beberapa detik sampai pintu lift tetutup rapat, jadi mereka menekan tombol tutup untuk mempercepat proses.

Tapi, sebenarnya fitur ini sejak tahun 1990-an telah ditiadakan alias tombol tersebut yang berarti pintu lift tidak akan tertutup lebih cepat.

Para ahli mengungkapkan ada beberapa tombol di seluruh dunia yang sebenarnya tidak ada gunanya, tapi tombol tersebut ada untuk membuat kita merasa mempunyai kontrol.

The American With Disabilities Act telah lewat pada tahun 1990, yang berarti lift harus terbuka cukup lama sehingga orang dengan cacat fisik, seperti di kursi roda bisa masuk kedalam, Karen W. Penafiel, direktur eksekutif dari National Elevatory Industry Inc. mengatakan kepada Christopher Mele dan The New York Post di interview.

Walau tidak ada gunanya untuk sebagian orang, benda ini benar-benar bekerja bagi para pemadam dan pekerja pemelihara lift, namun dengan kode atau kunci.

Penafiel menjelaskan karena umur dari lift sekitar 25 tahun, bisa dikatakan bahwa tombol tutup tidak ada gunanya, tapi tombol buka memang berfungsi jika dipencet.

Walau terdengar aneh, tombol palsu ini sebenarnya diletakkan untuk alasan yang baik.

Tombol Lift
dailymail.co.uk/REX

"Merasa mempunyai kontrol sangat penting," Ellen J. Langer, profesor psikologi di Harvard University yang mempelajari ilusi mengatakan kepada Mele di email.

"Hal ini menghilangkan stres dan meningkatkan mood orang."

Ahli lain, John Kounios, profesor psikologi di Drexel University di Philadelphia, mengatakan bahwa tombol ini ada untuk ilusi, karena jika tak ada, orang yang tidak mempunyai kontrol dihubungkan terhadap depresi.

Orang yang tahu tentang kebohongan ini pun akan tetap menekan tombol palsu ini karena pintu akan tertutup dan kita merasa itu seperti yang kita inginkan, ucapnya.

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
The American With Disabilities ActChristopher MeleThe New York PostTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved