Muse Revolt - Music Video Terbaru dari Band Pengusung Genre Alternative Rock
Album Drones dianggap bukan musik yang sekadar menghibur saja, namun penuh kritik yang ingin disampaikan di dalamnya, termasuk terhadap pemerintah.
Penulis: Regi Yanuar Widhia Dinnata
Editor: Indan Kurnia Efendi
Muse sendiri dibentuk pada 1994 yang memiliki personel antara lain Matt Bellamy (vocal, gitar, piano, keyboard), Chris Wolstenholme (bass) and Dominic Howard (drum).
Muse mengawali debut pada tahun 1999, kini mereka telah memiliki tujuh album sebagai berikut Showbiz (1999), Origin of Symmetry (2001), Absolution (2003), Black Holes and Revelations (2006), The Resistance (2009), The 2nd Law (2012), dan Drones (2015).
Band ini memiliki berbagai lagu andalan yang populer hingga menjadi favorit banyak orang, antara lain lagunya adalah: Plug in Baby, Time Is Running Out, Hysteria", Sing for Absolution, Supermassive Black Hole, Starlight, Madness, dan masih banyak lagi.
Secara langsung sang vokalis pernah menyebutkan bahwa permainan gitarnya terpengaruhi oleh musisi sekelas Jimi Hendrix dan Tom Morello.
Berbagai pendapat diungkapkan netizen pada kolom komentar yang telah disediakan di YouTube.
Akun bernama Eniko Boroczky menuliskan, "Revolt is a beautiful song and the colours of this video are fabolous! I love it! Great job guys!."
Akun lain bernama Onny Apriyahanda menulis "Most awesome clip ever," komentar tersebut serupa dengan akun C.J.R. yang berkomentar, "WOOOW, AWESOME!"
"The future of music videos," menurut GaugeMusic.
Se Small menulis, "the music video is so cool, it's like a video game but with another song, whatever I still love it"
"Amazing song and clip. I love it. I proud to be a muser," imbuh Ranggi Rezpector.
Bagi yang penasaran dengan Music Video berjudul Revolt dari band Muse bisa menontonnya sebagai berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/muse_20161028_201037.jpg)