Apes! Terkena Smash 204 Km Per Jam di Dada, Bocah Pengambil Bola Tenis Ini Menangis Kesakitan!
Pemain Bulgaria, Grigor Dimitrov, yang tengah melawan Vasek segera berlari menghampiri sang anak. Atlet itu bahkan mendiamkan sang anak
Penulis: Anggraini Wulan Prasasti
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti
TRIBUNSTYLE.COM - Dalam sebuah pertandingan tenis atau bulutangkis, biasanya kecepatan pukulan akan dihitung.
Pukulan smash tentu saja dianggap sebagai jenis pukulan yang memiliki kecepatan tinggi.
Tak hanya puluhan, kecepatan pukulannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam.
Jika tak sengaja terkena pukulan smas super cepat tersebut, tentu saja hal ini bisa menyakitkan.
Seperti yang dialami seorang bocah asal Tiongkok yang menjadi pengambil bola tenis di Shanghai Masters, Tiongkok..
Saat itu sedang berlangsung pertandingan antara Bulgaria versus Kanada.
Saat itu, pemain Kadana, Vasek Pospisil, memukul servis yang terlalu panjang
Dalam permainan tenis, servis yang dilakukan memang terlihat seperti pukul smash yang menukik dan keras.
Tak kira-kira, kecepatan servis dari Pospisil mencapai 204 km/jam.
Bisa dibayangkan betapa cepat dan kerasnya bola tenis yang dipukul Vasek ini
Sang bocah yang tengah berdisi siaga di belakang lapangan tak sempat menghidar dan langsung terkena bola yang terpantul keras.
Akhirnya bola tersebut mengenai dada sang bocah.
Awalnya, orang mengira bocah tersebut tak apa-apa.
Namun, kerumunan orang di sekitar lapangan kemudian dibuat kaget saat mereka mendengar rengekan dari anak yang tak diketahui namanya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/vasek-pospisil_20161014_093109.jpg)
