Misteri di Balik Mantra Avada Kedavra Dalam Serial Harry Potter yang Mematikan!
Bagi para pecinta serial Harry Potter tentunya tak asing dengan mantra "Avada Kedavra". Nah, ada beberapa mantar lagi yang mematikan selain ini.
Penulis: Melia Istighfaroh
Editor: Cecylia Rura Patulak
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Melia Istighfaroh
TRIBUNSTYLE.COM - Bagi para pecinta serial Harry Potter tentunya tak asing dengan mantra "Avada Kedavra".
Harry Potter merupakan novel fantasi, dikemas dalam bentuk film yang dibagi menjadi tujuh serial.
Novel ini dikarang oleh penulis hebat, J.K. Rowling yang mengisahkan tentang petualangan seorang penyihir remaja bernama Harry Potter.
Avada Kedavra merupakan mantra yang membuat tanda petir di dahi Harry Potter, yang diperankan oleh Daniel Radcliffe.
Mantra ini dikeluarkan oleh penyihir hitam jahat, sang penguasa kegelapan, Lord Voldemort saat hendak membunuh Harry Potter.
Penyihir hebat, Album Dumbledore, kepala sekolah Hogwarts juga tewas saat terkena mantra mematikan ini.
Ayah dan ibu Harry Potter juga tewas, saat terkena mantra sihir Avada Kedavra.
Sebenarnya ada tiga mantra mematikan dalam serial Harry Potter ini, yakni Avada Kedavra, Cruciatus dan Imperio.
Namun kali ini TribunStyle.com hanya akan membahas tentang mantra mematikan Avada Kedavra yang membunuh banyak orang.
Mantra Avada Kedavra merupakan mantra paling jahat yang bisa digunakan untuk membunuh lawan.
Biasa disebut mantra paling tak termaafkan dari mantra manapun.
Dalam bahasa Aramic, Avada Kedavra memiliki arti "I will destroy I speak" yang berarti "aku berkata akan ku hancurkan".
Namun menurut sang penulis, mantra ini memiliki arti "biarkan sesuatu dihancurkan".
Jadi meskipun seseorang mati saat terkena mantra ini, mereka tak mempunyai luka di tubuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lord-voldemort_20161013_231524.jpg)