Malee Duangdee - Wanita Tertinggi di Dunia Sumbangkan Jasadnya Untuk Penelitian
Punya tinggi badan di atas rata-rata manusia biasa juga tidak aman, lho.
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Delta Lidina Putri
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Tiara Shelavie
TRIBUNSTYLE.COM - Wanita tertinggi asal Thailand, Malee Duangdee, meninggal pada usia 24 tahun pada Sabtu (27/8/2016), dilansir dari Coconuts Bangkok.
Dengan tinggi 2,12 meter yang diakui Guinness World Records sebagai wanita tertinggi di dunia, Malee meninggal karena serangan jantung di rumah sakit di daerahnya di provinsi Trat.
Dokter yang menangani Malee berkata bahwa kematiannya diikuti sejarah penyakit lain termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan tumor otak, berdasarkan laporan dari Komchadluek.
Malee telah menderita masalah kesehatan sejak tumor otak yang menimpanya di usia sembilan tahun.
Sebelum meninggal, dia tinggal dengan keluarga di Bo Rai dan berkerja di perkebunan karet.
Malee menyusul kematian pria tertinggi di dunia (2,57 m), Pornchai Saosri, yang meninggal tahun lalu pada usia 26 tahun.
Kematian tragis Pornchai juga dikarenakan berbagai penyakit yang berkaitan dengan tinggi badan dan tekanan darah tinggi.
Pornchai dan Malee pernah bertemu pada Desember 2013 lalu, saat mereka berdua menemui dokter untuk berkonsultasi mengenai penyakitnya di Rumah Sakit Ramathibodi di Bangkok.
Palang Merah Thailand mengirimkan jasad Malee ke Rumah Sakit Siriraj agar dapat menggunakan jasad tersebut untuk kebutuhan penelitian.
Dalam kebudayaan Thailand, jasad yang disumbangkan untuk penelitian sangat dihormati dan dihargai.
Lebih dari 3000 orang hadir di pemakaman Malee di Candi Chang Kluea di provinsi Trat, laporan dari Nation TV.
----------------------
Jangan Lupa!
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/malee-duangdee_20160904_164523.jpg)