Ciri-ciri Gay - Kalau Bertemu Pria Dengan Perilaku Ini, Bisa Jadi Dia Termasuk!
Kira-kira ada nggak sih ciri-ciri pria gay? Simak di sini!
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Indan Kurnia Efendi
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Indan Kurnia Efendi
TRIBUNSTYLE.COM - Perilaku seksual setiap manusia pastinya beda-beda guys.
Nah, akhir-akhir ini di Tanah air sedang hangat membicarakan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).
Pro kontra muncul diantara masyarakat, tidak terkecuali jagat media sosial.
Kali ini TribunStyle.com akan ngasih tahu kamu seputar gay.
Ada nggak sih ciri-ciri pria gay?
Memang hal tersebut sulit untuk digeneralisasi.
Namun, beberapa penelitian yang telah dilakukan, menemukan ciri-ciri gay dengan mayoritas kebiasaannya.
Apa aja ya?
Dalam penelitian yang berjudul Pola Interaksi Kelompok Gay Di Tengah Masyarakat Di Kelurahan Gubeng Kecamatan Gubeng Kota Surabaya oleh Nurul Mustafa dari UIN Sunan Ampel Surabaya, terdapat ciri-ciri gay.
Dalam penelitian tersebut, terdapat ciri-ciri gay sebagai berikut:
1. Gay lebih menyukai mengenakan pakaian ketat, karena dapat memperlihatkan lekuk tubuh si pemakai.
Bagi gay, lekukan tubuh merupakan daya jual tersendiri.
2. Gay lebih senang memakai warna mencolok.
Dalam berkomunikasi gaya bicaranya pun lebih feminin dan perhiasan yang dikenakannya pun cenderung ramai.
Bahkan itu merupakan alat komunikasi sesama gay.
3. Ciri lainnya adalah selalu tertarik pada aktivitas yang biasanya dilakukan wanita.
Tapi belum tentu juga pria yang berkelakuan seperti di atas adalah gay.
Siapa tahu hanya kebetulan kan?
Cara Terhindar dari LGBT
Penangkapan oleh Bareskrim Polri pada Selasa (30/08/2016) terhadap seorang pria berinisial AR yang diduga mucikari di Jalan Raya Puncak kilometer 75, Cipayung, Bogor, Jawa Barat, membuat geger masyarakat Indonesia.
AR diduga mengotaki kasus prostitusi anak di bawah umur yang menjadi korban kaum gay.
Nampaknya teman-teman LGBT terutama gay mulai terbuka dengan kondisinya kepada masyarakat umum.
Mereka tak lagi malu-malu mengundang anak-anak yang belum memiliki "orientasi yang sama" untuk bergabung.
LGBT muncul lantaran adanya penyimpangan pada naluri seksual seseroang.
Naluri ini tumbuh melalui dua faktor yakni faktor pemikiran dan rangsangan dari luar.
Kedua hal tersebut dapat semakin berkembang ketika menemukan lingkungan yang tepat.
Banyak penelitian menjelaskan bahwa faktor terbesar penyebab seseorang menjadi gay adalah faktor lingkungan.
Untuk menghindari jerat rayuan teman-teman LGBT, berikut 6 hal yang bisa kamu lakukan:
1. Meningkatkan iman diri sendiri

Iman adalah fondasi utama seseorang dalam menjalani hidupnya.
Ketika sudah memiliki iman yang kuat, bagaimana pun godaanya, kita akan bisa menghindari bujukan teman-teman LGBT
2. Meningkatkan pemahaman tentang LGBT

Kurangnya pemahaman mengenai LGBT kerap kali menjadi sumber utama seseorang secara tidak sadar terjerat menjadi LGBT.
Kita bisa memperkaya referensi kita terkait LGBT seperti memahami apa itu LGBT, ciri-ciri fisik ataupun pergaulan LGBT, issue-issue terkait dan juga cara menanggapinya.
3. Menjaga penampilan agar tidak mengundang perhatian teman-teman LGBT
![]()
Tidak bisa dipungkiri, penampilan menjadi salah satu pintu seseorang LGBT tertarik dengan seseorang.
Kenakanlah pakaian yang tidak terlalu mengundang perhatian teman-teman LGBT.
4. Tidak memancing teman-teman LGBT

Gesture yang kita berikan mungkin menjadi kode yang salah dimengerti oleh teman-teman LGBT.
Sebisa mungkin kita meminimalisi pembicaraan-pembicaraan mengenai kontak fisik dengan teman-teman LGBT secara personal.
Kamu bisa mengkomunikasikannya dalam forum, sehingga atmosfer pembahasanpun tidak terlihat intim.
5. Berhenti menyebarkan kebencian tentang LGBT
Kaum LGBT pada dasarnya bukanlah kaum yang suka mengganggu urusan orang lain karena mereka lebih merasa nyaman bersama komunitasnya.
Seperti manusia pada umumnya, mereka akan marah jika mereka memperoleh seseornag menyebarkan kebencian mengenai eksistensi mereka.
Efek inilah yang biasa berakhibat fatal, seperti membuat orang tersebut menjadi LGBT, atau bahkan kehilangan nyawa.
6. Merangkul teman-teman LGBT
Menjadi teman adalah satu-satunya cara untuk membuat kaum LGBT nyaman dengan kita.
Mereka pada umumnya hanya menginginkan untuk tidak dikucilkan dengan kelainan mereka.
Tidak hanya terhindar menjadi korban, kita malah bisa membuat mereka kembali ke jalan yang benar.
________________
Jangan Lupa!
Like Fanpage Facebook: Tribun Style
Follow Twitter: @tribunstyle
Instagram: @Tribunstyle
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lgbt_20160830_202716.jpg)