Amien Rais Bilang Pekok - Jangan Buru-buru Marah, Istilah Ini Punya 5 Makna Berbeda
Di akhir pernyataannya ia menyampaikan sosok tersebut sebagai si pekok yang bisa dikalahkan.
Penulis: Suut Amdani
Editor: Suut Amdani
Laporan wartawan TribunStyle.com, Suut Amdani
TRIBUNSTYLE.COM - Kata "Pekok" mendadak ramai diperbincangkan publik.
Kata Pekok mendadak ramai setelah tokoh Reformasi Amien Rais mengucapkannya.
Ucapan itu mucul saat menghadiri HUT ke-18 PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa (23/8/2016) kemarin.
Amien Rais menyatakan ada kekuatan besar di balik sosok seorang calon peserta Pilkada DKI Jakarta.
“Kita sedang menghadapi political Goliath, yang di belakangnya ada media Goliath, ada networking international Goliath,” ujar Amien sepert dilansir Kompas.com.
Ia optimis Goliath ini bisa diatasi dengan kerjasama.
Di akhir pernyataannya ia menyampaikan sosok tersebut sebagai si pekok yang bisa dikalahkan.
“Kita perlu bergabung, from buruh, from NGO, from ulama, from polisi, from student."
"Kalau ini digalang, si pekok ini bisa dikalahkan. Poinnya keadilan. Ini yang harus menjadi pandangan kita semua,” ujar dia.
Kata-kata itu pun mendapat sejumlah komentar pedas dari netizen.
Berikut komentar-komentar pedas untuk Amien Rais.
Reinum Munier Khan: Haha pekok eluu bilang mbh??? Yg sebenernya pekok itu kayaknya eluu dech mbh.
Emang bener ya kata orang2 dulu,orang kalo udah tua tingkah lakunya kembali kayak anak kecil,ini contohnya si mbh Amin Rais ini..
Heryyanto Tjung: Aduh si kakek, ingat dl bgmn gusdur alm di trnkan sm dia, ingat bgmn menghina jkwi sanjung prabowo sewaktu pilpres..dg izin Allah biar Ahok menang shg menanggung malu dia sampe liat kubur..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/amien-rais_20160824_213419.jpg)