Breaking News:

Olimpiade Rio 2016

Olimpiade Rio 2016 - Jauh Tertinggal Di Belakang, Secara Epic Atlet Ini Malah Raih Medali Emas

Kejadian epic ini terjadi di gelaran Olimpiade musim dingin tahun 2002 di Amerika Serikat. Mukjizat terjadi di tikungan terakhir. Lihat videonya yuk!

Penulis: Bobby Wiratama
Editor: Lilis Maryati
mensjournal.com/Steven Bradbury
Steven Bradbury 

Laporan Wartawan TribunStyle.com, Bobby Wiratama

TRIBUNSTYLE.COM - Tak terasa Olimpiade Rio 2016 akan berakhir beberapa hari lagi.

Medali-medali penghargaan pun sudah dibagikan kepada atlet-atlet berprestasi dari berbagai cabang.

Indonesia pun juga tak luput dapatkan medali emas melalui Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir di cabang ganda campuran bulutangkis.

Setelah Olimpiade musim panas di Rio usai, perhelatan olimpiade musim dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan pun siap menanti.

Nah, berbicara soal Olimpiade musim dingin, ada sebuah kejadian menarik di dalam perhelatan sebelumnya.

Kejadian epic ini terjadi di gelaran Olimpiade musim dingin tahun 2002 di Salt lake, Amerika Serikat.

 
Youtube/ Olympic

Kejadian unik ini menimpa atlet asal Australia Steven Bradbury.

Dalam final kala itu, ia harus berhadapan dengan 4 atlet lainnya dalam cabang lomba Speedskating.

Begitu start dimulai, Steven baru menyadari bahwa keempat atlet lain yang ia akan saingi ini levelnya kelihatan jauh di atas dirinya.

Hal ini bisa dilihat ketika 4 atlet itu saling berlomba untuk raih posisi puncak sedangkan Steven jauh tertinggal di belakang.

Mukjizat terjadi di tikungan terakhir.

Steven yang tertinggal jauh di belakang justru memenangi medali emas!

Kok bisa ya?

Ini dia videonya :



Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Olimpiade Rio de Janeiro 2016Salt lakeAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved