Film V For Vendetta - Kisah Tentang Topeng Guy Fawkes Yang Hantui Pemerintah Inggris
Kedahsyatan film ini dirasakan luas, mulai dari Occupy Wall Street yang terjadi di Amerika Serikat para protest-an memakai topeng Guy Fawkes.
Penulis: Regi Yanuar Widhia Dinnata
Editor: Lilis Maryati
Laporan Wartawan TribunStyle.com, Regi Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Behind this mask there is more than just flesh. Beneath this mask there is an idea, and ideas are bulletproof.
"Di balik topeng ini tidak hanya sekadar daging, di bawah topeng ini ada sebuah ide, dan ide-ide tersebut antipeluru," kata tersebut dikatakan sosok V, ketika berhadapan regu tembak Menteri Pertahanan Creedy.
Film V for Vendetta dirilis 2006, ceritanya diadaptasi dari sebuah novel grafis berjudul serupa karya Alan Moore dan David Lloyd.
Film ini disutradarai oleh James McTeigue, diproduseri oleh Joel Silver seorang produser tersukses film Hollywood.
Film ini juga melibatkan Wachowski bersaudara (Andy dan Larry), sebagai produser dan penulis skenario film ini.
Pemeran film ini adalah Natalie Portman (Evey), Hugo Weaving (V), Stephen Rea (dekektif Finch), John Hurt (Kanselir Adam Sutler).
Film V For Vendetta adalah sebuah film superhero yang mendapat rating tertinggi di IMDb.
Rating film superhero paling tertinggi dipegang oleh Batman karya Christopher Nolan, sedangkan V For Vendetta memiliki rating yang sama dengan Captain America: Civil War.
Dampak yang ditimbulkan film V For Vendetta sangat luas.
Ide dalam film ini telah hidup dari ranah fiksi ke kehidupan nyata.
Topeng Guy Fawkes, yakni topeng yang dikenakan oleh tokoh V dalam film telah bertransformasi menjadi simbol terhadap protes antipemerintah totaliter yang telah terjadi seluruh dunia.
Petikan dalam film tersebut yang paling terkenal menyebutkan, "People shouldn't be afraid of their government. Governments should be afraid of their people."
Kedahsyatan film ini dirasakan luas, mulai dari Occupy Wall Street yang terjadi di Amerika Serikat para protest-an memakai topeng Guy Fawkes seperti dilansir oleh media ternama Time.
Berbagai protes memakai topeng Guy Fawkes telah terjadi di Brasil, Thailand, Amerika Serikat, Kuala Lumpur, Bahrain, India, Australia, Turki, Venezuela dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/film-v-for-vendetta_20160807_162108.jpg)