Selebrita
Raffi Ahmad Tegaskan Tak Terlibat Kasus Suap Blueray Cargo, Bantah Selundupkan Iphone 17 & Laptop
Raffi Ahmad klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap dan gratifikasi Blueray Cargo Group. Bantah selundupkan iphone 17 dan laptop.
Editor: Putri Asti
Ringkasan Berita:
- Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap dan gratifikasi Blueray Cargo Group.
- Raffi membantah menerima barang atau melakukan transaksi bisnis dengan pihak Blueray Cargo setelah pertemuan singkat di New York.
- Pertemuan tersebut terjadi secara tidak sengaja saat Raffi sedang mempromosikan usaha milik WNI di Amerika Serikat bersama rekan artis lainnya.
TRIBUNSTYLE.COM - Raffi Ahmad akhirnya memberikan klarifikasi setelah namanya ikut terseret dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Blueray Cargo Group.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Raffi menepis berbagai spekulasi yang berkembang terkait keterlibatannya dalam perkara tersebut.
Ia menegaskan tidak pernah menerima barang apa pun dari pihak Blueray Cargo, termasuk barang elektronik yang disebut-sebut sempat ditawarkan kepadanya.
Raffi menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pihak yang mengaku berasal dari Blueray Cargo terjadi tanpa perencanaan sebelumnya.
Momen tersebut berlangsung ketika dirinya berada di New York usai mengikuti ajang maraton di Chicago bersama sejumlah rekan artis.
Dalam perjalanan itu, Raffi ditemani beberapa figur publik seperti Ariel NOAH, Gading Marten, Desta Mahendra, dan Nagita Slavina.
Setelah menyelesaikan kegiatan olahraga tersebut, ia menyempatkan diri mengunjungi sejumlah usaha milik warga negara Indonesia di New York.
Di salah satu lokasi yang dikunjungi, Raffi bertemu seseorang yang memperkenalkan diri sebagai pemilik atau perwakilan Blueray Cargo.
Baca juga: Awal Pertemuan Raffi Ahmad dan Bos Blueray, Spontan Foto Bareng di New York, Tak Saling Kenal
Pertemuan itu, menurut Raffi, berlangsung singkat dan tidak berkaitan dengan aktivitas bisnis maupun urusan pribadi lainnya.
"Waktu itu memang benar saya berangkat ke luar negeri, saya lari mamaratonersama Ariel, Gading, dan Desta. Gading dan Desta enggak ikut mamaratonyang ikut saya dan Ariel di Chicago, istri saya juga ikut. Disitu banyak juga pelari Indonesia, saya juga ngecek mereka. Waktu itu Oktober 2025. Jadi saya sama Nagita, Gading, Desta, Ariel, setelah lari saya mengecek teman-teman Indonesia, WNI."
"Setelah dari Chicago, karena ada waktu kosong, saya berangkat ke New York sebentar. Di New York juga sama, saya mempromosikan teman-teman yang punya usaha di New York. Ada yang namanya Awang Kitchen, ada yang namanya Indo Java. Itu 2 itu menjadi destinasi kita," kata Raffi dalam konferensi persnya di Jakarta, pada hari ini Kamis (11/6/2026).
Setelah kunjungan itulah kemudian Raffi bertemu dengan pihak Blueray yang tokonya tak jauh dari toko yang Raffi kunjungi.
Pihak Blueray yang tidak Raffi ketahui namanya itu kemudian meminta foto dan menawarkan untuk Raffi masuk ke dalam toko Blueray tersebut.
Karena waktu yang terbatas Raffi hanya menengok suasana toko dari pintu, tidak masuk ke dalam.
Saat itulah Raffi dijelaskan bahwa Blueray ini bisa mengirimkan barang elektronik seperti telepon seluler, laptop, atau iPad. Raffi pun hanya menanggapi sekadar untuk basa-basi saja.
"Jadi saat saya makan di Awang Kitchen dan Indo Java itu banyak teman-teman Indonesia yang ngajak foto. Lalu tiga toko di sebelahnya ada toko namanya Blueray. 'Mas Raffi, Mas Gading foto dong sama saya.' Ya sudah kami foto di depan tokonya. 'Mas Raffi boleh lihat enggak' Waktu saya juga enggak terlalu banyak dan kami harus pergi lagi."
"Beliau memperkenalkan diri tapi saya enggak kenal. Saya enggak kenal, lalu mereka bilang 'Mas Raffi perusahaan kami ini Blueray ini kami bisa kirimin apapun itu, mau ponsel, Laptop, iPad. Ada ponsel yang terbaru bisa kami kirimin.' Ya enggak mungkin saya bilang, enggak saya enggak mau kirim lewat kamu. Jadi lagi rame-rame. Saya bilang 'nanti kalau ada ponsel yang baru ya sudah saya kirim ya. Hanya sebatas itu. Intinya saya basa-basi. Setelah itu saya pergi, melanjutkan ke tempat yang lain. Hanya sebatas itu," terang Raffi.
Sempat Ditawari Dikirimi Barang Gratis, Tapi Raffi Tegas Menolak
Raffi menegaskan setelah pertemuan di New York itu, ia tak pernah berkomunikasi dengan pihak Blueray. Bahkan ia juga tak memiliki nomor telepon mereka.
Presenter itu pun dengan tegas menyebut tak ada pemesanan apapun darinya kepada pihak Blueray.
"Saya enggak ada nomor telepon mereka, tidak pernah terima kiriman apapun. Namanya enggak ingat. Memesan pun, maksudnya memesan secara transaksional juga enggak."
"Hanya sebatas basa-basi. Saya enggak ada komunikasi dengan mereka. Makanya saya bingung kok disebut saya ada komunikasi sama mereka. Enggak ada saya pesan sama sekali. Saya hanya basa-basi. Dia yang menawarkan. Lagian cuma satu ponsel, saya mending beli sendiri saja," tegas Raffi.
Raffi menambahkan, awalnya pihak Blueray sempat menawari untuk mengirimkan barang secara gratis padanya, tapi tawaran itu ditolaknya.
Hingga kini, Raffi menyebut tidak ada kiriman atau pemesanan apapun dari pihak Blueray untuknya.
Raffi juga menekankan setelah pertemuan di New York, tidak ada komunikasi apapun antara dia dan pihak Blueray.
"Tadinya dia mau kirim gratis, ada buktinya. Saya bilang enggak usah. enggak mau, kalau gratis saya enggak mau. Nanti saja kalau ada itu, pesan oke. Saya hanya sebatas itu saja (basa-basi)."
"Selanjutnya tidak ada pemesanan. Tidak pernah kirim gratisan. Tidak ada komunikasi lagi. Enggak mungkin juga saya orang baru kenal saya kasih nomor telepon," jelas Raffi.
Kata KPK soal Kasus Blueray Cargo Group yang Seret Raffi Ahmad
Sebelumnya, nama Raffi Ahmad sempat disebutkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkembangan perkara yang melibatkan Blueray Cargo Group.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Taufik Ahmad Husein, mengungkapkan penyidik menemukan fakta mengenai penitipan barang elektronik oleh Raffi kepada pihak perusahaan tersebut.
"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," ujar Taufik Ahmad Husein di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026) malam.
Meski demikian, KPK menegaskan temuan tersebut tidak dikembangkan lebih jauh karena belum ditemukan indikasi keterlibatan Raffi dalam dugaan penyelundupan yang menjadi fokus perkara.
"Tapi kami waktu itu belum sampai kepada mengarah bahwa itu penyelundupan karena ini hanya sekitar ada dua unit mungkin yang dititipkan, laptop mungkin, karena ada perkenalan atau siapa," jelas Taufik.
Menurutnya, fakta yang ditemukan saat itu belum cukup kuat untuk mengaitkan Raffi dengan dugaan praktik yang dilakukan oleh Blueray Cargo Group.
"Sehingga itu kemudian diproses penyidikan yang Blueray kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan," lanjutnya.
Nama Raffi pertama kali mencuat dalam persidangan perkara dugaan suap dengan terdakwa pimpinan Blueray Cargo Group, John Field dan pihak lainnya, pada Jumat (5/6/2026).
Dalam sidang tersebut, jaksa KPK menyinggung pengiriman laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia saat memeriksa saksi Sri Pangestuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK).
Meski belum ada langkah hukum lebih lanjut terhadap Raffi Ahmad, KPK menyatakan tetap membuka peluang untuk mendalami fakta-fakta baru yang muncul selama proses persidangan berlangsung.
"Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," ucap Taufik.
Diolah dari artikel TribunSumsel.com
Sumber: Tribun Sumsel
| Sah Mualaf! Potret Justin Hubner Jalani Pengajian Jelang Nikahi Jennifer Coppen, Aura Mantennya Kuat |
|
|---|
| Sosok Uffridatun Nitami, Istri Aktor Evan Marvino Viral Curhat di-KDRT, Dipukul Pakai Kipas Angin |
|
|---|
| Bantah Titip Barang di Blueray Cargo, Raffi Ahmad Akui Sempat Ditawari iPhone Gratis: Saya Gak Mau |
|
|---|
| Beda dari Eks Member Lain, Felly Cherrybelle Pilih Beri Dukungan ke Sarwendah, Alasannya Haru: Takut |
|
|---|
| Sosok Dyah Ersari, Ibu Tiri yang Dampingi Jennifer Coppen Siraman, Jenn Pernah Ungkap Usianya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Raffi-Ahmad-klarifikasi-setelah-namanya-dibawa-bawa-dalam-kasus-suap-bea-cukai.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.